Tags Posts tagged with "Lombok"

Lombok

Tanjung Aan

“We ourselves feel that what we are doing is just a drop in the ocean. But the ocean would be less because of that missing drop.” – Mother Teresa

Tanjung Aan, Lombok. Waktu. tak ada yang bisa mengalahkan waktu. Dia tak mau menunggu. Dia bersama mentari terus melaju meninggalkan siang hari. Waktu hanya memberi kami satu jam saja untuk bertemu sang surya. Kumohon berhenti beberapa jam saja wahai waktu. Tolong ajaklah mentari menari sejenak di atas langit Tanjung Aan, sehingga kami bisa puas menikmati keindahan pantai ini. Tapi, waktu dan mentari seolah tidak acuh. Mereka tidak peduli dengan keindahan Pantai Tanjung Aan. Mereka terus berlari meninggalkan Tanjung Aan. Mereka punya tanggung jawab untuk menerangi ujung dunia lain.

Pantai Seger Lombok

“You’re only here for a short visit. Don’t hurry, don’t worry. And be sure to smell the flowers along the way.” – Walter Hagen

Pantai Seger, Lombok. Singkat. Begitulah kunjungan kami ke Pantai Seger, Lombok. Sangat singkat. Semua keindahan yang kami lihat di internet sirna begitu saja ketika sampai ke pantai yang letaknya tak jauh dari Pantai Kuta Lombok ini. Hampir semua orang menceritakan keindahan Pantai Seger yang juga menjadi lokasi surfing itu. Tapi mengapa kami hanya bisa sesaat saja berada di pantai ini?

Pantai Kuta Lombok

“Somewhere in the world there is an epigram for every dilemma.” – Hendrik Willem Van Loon

Pantai Kuta, Lombok. Kesorean. Itulah kata yang tepat untuk menggambarkan kunjungan saya ke Pantai Kuta Lombok. Bagaimana tidak, dua kali mengunjungi Pantai Kuta Lombok dan selalu saja hanya bisa menikmati senja di pantai yang digadang-gadang bakal menjadi pusat wisata baru Lombok ini. Apakah kesorean yang saya alami adalah sebuah kutukan ataukah suatu kesengajaan sehingga selalu saja tak bisa menikmati keindahan Pantai Kuta Lombok siang hari.

Tanjung Ringgit Lombok
“Everything has beauty, but not everyone sees it.” – Confucius

Tanjung Ringgit, Lombok. Ujung, ketika sebuah perjalanan jauh telah mencapai ujung. Ketika tak mungkin lagi kita menambah perjalanan karena di depan adalah aral melintang. Apa yang harus kita lakukan? Berhenti dan bersyukur bahwa kita telah melalui perjalanan ini? Ataukah akan terus melaju menerabas semua tantangan di depan kita. Ya, ini adalah perjalanan yang begitu berat menuju ke Tanjung Ringgit, tebing elok di ujung tenggara Pulau Lombok