Inilah 5 Jenis Traveler yang Asyik Jadi Teman Perjalanan

24
Kelimutu Traveler

“Travelers, there is no path, paths are made by walking.” – Antonio Machado

Lombok. Di suatu lokasi pemberangkatan menuju Labuhan Bajo, teman saya tiba-tiba bercerita tentang teman barunya yang dia kenal di bandara kemarin.

“Tahu nggak, waktu di bandara kemarin, gue kenalan dengan traveler yang jadwal tripnya sama dengan kita ke Komodo lho” kata teman saya

“Wah asyik dong, kita nggak cuma berdua saja”

“Tuh orangnya, Aji… Wisnu…, ini teman saya, kenalin” teman saya memanggil kedua orang yang baru dikenalnya di bandara tersebut.

Setelah berkenalan dengan mereka berdua, kamipun ngobrol panjang lebar soal perjalanan yang akan kami lakukan.

“Sudah beli tiket pesawat pulangnya belum?” tanya saya kepada kedua teman baru saya tersebut.

“Dari Labuan Bajo, kami akan lanjut ke Ende. Mau jalan-jalan ke Kelimutu.”

Wah, Kelimutu! Salah satu tempat impian saya yang hanya bisa saya lihat melalui lembaran uang lima ribu rupiah.

“Fan, gimana kalau kita nggak langsung pulang tapi lanjut ke Ende kayak mereka berdua?” ajak saya ke Arfan teman ngetrip saya.

“Hayuk!”

“Booking lewat Traveloka saja.” Kata Wisnu

“Apaan tuh?”

“Website pemesanan tiket penerbangan, kemarin gue pesen ke situ. Dapat harga lebih murah.”

“Masak sih?”

Kemudian saya membuka website Traveloka dan membandingkan dengan harga tiket pesawat dengan jadwal dan tujuan yang sama melalui website lain.

“Eh iya lho, lebih murah!” Ungkap saya kegirangan “Ini beneran bayarnya bisa lewat ATM?” tanya saya karena selama ini saya memesan tiket dengan menggunakan kartu kredit.

“Beneran!” jawab Wisnu.

Akhirnya, kami berempat melanjutkan perjalanan ke danau Kelimutu berkat Traveloka. Dan sekelumit kisah tadi juga menjadi awal perkenalan saya dengan Traveloka. Semenjak itu pula, saya selalu membuka Traveloka  untuk memesan tiket pesawat.

Baca juga:  Snorkeling Tapi Gak Bisa Berenang?

Kesulitan mencari tiket pesawat murah untuk liburan itu sudah so last year ya. Saat ini, banyak sekali maskapai yang menawarkan tiket pesawat dengan biaya sangat terjangkau untuk penerbangan domestik maupun internasional. Bahkan, booking tiket pesawat AirAsia akan menjadi mudah dan murah dengan promo-promo Traveloka lho. Sudah tidak musim lagi jalan-jalan dengan harga tiket mahal!

Okay kembali lagi dengan kisah pertemuan kami berdua dengan dua orang teman jalan yang baru kami kenal tadi. Teman perjalanan yang asyik tentu saja menentukan berkesan atau tidaknya liburan kamu. Menurutmu, teman perjalanan seperti apa sih yang bisa membuat liburanmu semakin menyenangkan?

Kita bahas yuk lima tipe teman perjalanan terbaik yang bisa membuat liburanmu semakin tak terlupakan:

1. Si Hemat

Apakah liburan yang menyenangkan harus mahal? “Tidak.” kata Si Hemat. Teman perjalanan yang hemat akan membuat kamu bisa bersenang-senang tanpa harus keluar banyak biaya. Mereka selalu bisa menemukan cara terhemat, namun esensi liburan masih terjaga.

Apa yang bisa dilakukan Si Hemat? Mereka ini biasanya selalu tahu bagaimana cara mendapatkan tiket pesawat dan penginapan murah tapi tidak murahan. Mereka juga punya daftar lokasi bar dan restoran murah.

Si Hemat juga tahu bagaimana teknik packing yang benar. Mereka bisa mengatur barang bawaan seminim mungkin agar bagasi tidak membengkak dan menimbulkan biaya tambahan. Lebih dari itu, kamu masih bisa menyisihkan uang untuk membeli oleh-oleh.

Dulu, saya termasuk tipe yang satu ini sehingga selalu menjadi andalan teman-teman saya mengatur itinerary perjalanan. Seiring perkembangan waktu, sekarang saya lebih memilih mencari teman dengan tipe Si Hemat ini untuk menghemat pengeluaran saat traveling hahaha.

Baca juga:  14 Tempat Wisata Paling Romantis di Indonesia

2. Si Tukang Makan

Happy Tummy, Happy Me! Bersama mereka, Kamu akan mencicipi semua kuliner mulai dari yang khas di setiap daerah sampai yang benar-benar ekstrim seperti sate monyet.

Kamu segan menyantap street food karena khawatir tidak bersih? Jika liburan bersama Si Tukang Makan, kamu harus singkirkan jauh-jauh kekhawatiran itu. Kegemaran mereka terhadap makanan bisa menular. Liburan bersama mereka berarti siap menyantap apa saja.

Sampai sekarang saya termasuk tipe yang ini. Saya senang mencoba makanan lokal dan makanan aneh-aneh. Semakin aneh, semakin saya bergairah! Inilah salah satu alasan mengapa teman-teman saya suka jalan-jalan dengan saya: walaupun mereka tidak makan makanan ekstrim, mereka bisa tahu rasanya dari cerita saya hehehe.

3. Si Penerjemah Budaya

Memutuskan untuk berlibur ke tempat yang asing dan jauh dari kebudayaan kamu sebelumnya? Tak perlu panik, ajak saja Si Penerjemah Budaya. Mereka inilah yang telah menyiapkan sekantong permen saat berkunjung ke Raja Ampat, karena tahu bahwa suku asli menganggap permen dari orang asing adalah sebuah tanda persahabatan.

Si Penerjemah Budaya tahu benar bagaimana cara berbaur dengan suku asli dan menghindari hal-hal yang dilarang. Mereka juga sedikit banyak bisa berkomunikasi menggunakan bahasa setempat.

4. Si Spontan

Ingin petualangan kamu lebih berkesan dan penuh kejutan? Si Spontan adalah teman perjalanan yang tepat. Bersama mereka, liburan tak lagi membutuhkan rencana perjalanan yang panjang dan rumit.

Selamat menikmati petualangan yang sesungguhnya! Si Spontan bisa saja datang ke kamar penginapan kamu dan mengatakan bahwa mereka sudah mendaftarkan kalian untuk paket diving esok hari. Di hari berikutnya setelah diving, jangan terkejut jika mereka sudah reservasi paket paralayang yang menantang. Mereka dapat membuktikan bahwa tanpa itinerary perjalanan yang jelas pun, traveling dapat menjadi hal yang mengesankan!

Baca juga:  Omah Semar: Penginapan Unik Bernuansa Jawa di Jogja

5. Si Tukang Foto

Si Tukang Foto inilah yang pada awalnya sangat menyebalkan karena berusaha membidik kamu dalam berbagai angle. Tapi sepulang liburan, kamu akan berterimakasih karena mereka telah mengabadikan setiap momen sehingga bisa dikenang dan dipamerkan pada keluarga dan teman. Sering banget saya dianggap gila karena tertawa sendiri melihat foto-foto lucu saat kami traveling hahaha..

Meskipun bukan fotografer profesional, mereka selalu berusaha terlihat demikian. Ruang khusus di ransel mereka selalu tersedia untuk kamera tersayang. Saat kamu meninggalkan kamera di kamar hotel, Si Tukang Foto ini selalu bisa diandalkan untuk mengingatkanmu. Tak pernah sekali pun mereka lupa membawa benda kesayangannya ini.

Sebuah kebetulan bahwa trip ke Komodo ini lengkap tipe travelernya. Saya termasuk tipe Si Tukang Makan karena apa saja saya makan. Arfan teman saya termasuk Si Tukang Foto yang selalu saya manfaatkan untuk fotoin saya kalau lagi kumat narsisnya (psst.. jangan bilang-bilang dia). Aji teman baru saya termasuk tipe Si Spontan karena idenya banyak sekali. Banyolannya juga spontan sehingga sepanjang perjalanan kami selalu tertawa tanpa henti. Nah, Wisnu ini termasuk Si Hemat karena dari dialah saya tahu Traveloka, website pemesanan tiket termurah. So, kamu termasuk teman jalan asyik tipe yang mana?

SHARE

24 COMMENTS

  1. Keren mas,,,, semuanya masuk,,, hehehe
    Aku baru tahu mas kalau permen itu bisa di artikan sebagai tanda persahabatan di Papua…
    Mungkin kalau bawa keris beda lagi ya mas ya ceritanya, 🙂
    Paling penting no. 5,,,, ada Si Tukang Foto, hahahaha,,,, Traveling tanpa foto kan agak gimana gitu, 🙂

  2. Saya nampak tipe yang ke-5… Plus, waktu perjalanan saya suka males difoto karena, ya memang males. Dan ketebak, waktu udah pulang, nyesel karena ga punya foto diri waktu liburan. BUkannya kapok, di perjalanan berikutnya juga tetep males difoto :’) Jauh lebih seneng motret orang.

  3. kadang ada juga yang terlalu hemat,mau bayar taksi atau makan suruh pake duit orang dlu dengan alasan gak ada duit kecil atau g ada pegang duit.orang seperti ini mau jalan dengan modal dibayarin teman yg lain hahha.adaaaa

  4. Gw kayanya tipe 1, sering kali kalo ngetrip banget disuruh jadi bendahara. Tiap malem kerjaannya ngerekap pengeluaran.

    Tapi pas expense trip gw email di akhir trip, semua komennya ngetawain: Yawlaaa… kita udah percaya sama lo. Ngapain di email lagi, hahahaha…

  5. Si hemat yang paling aku suka! Tapi dengan si hemat tanpa si tukang foto rasanya liburan jadi kurang greget karena nantinya gak bakal ada fotoku! hahahhaa btw, salam kenal ya mas 😀

  6. Eh itu semua ada di gw, hemat eh pelit iya, tukang makan iya apalagi kalo ditrakttir, tukang poto juga. Jadi kapan kita ke mana? ?

LEAVE A REPLY