Review Kamera Underwater Nikon AW130

17
Nikon Coolpix AW130 Underwater Camera

“Flying underwater is even better than flying in air because there are things around you.” – Graham Hawkes

Fitur utama Nikon AW130:

  • Waterproof/tahan air hingga kedalaman 30 meter
  • Lensa Nikkor
  • Resolusi foto 16 Megapiksel. Sensor CMOS 1/2.3 inch. Focal length 4.3-21.5mm (setara 24-120mm di kamera full frame). F stop f/2.8-4.9
  • ISO 125  1600 (100 – 6400 jika menggunakan mode Auto)
  • Shutter speed:1/1500-1 sec (normal), 1/4000 sec. (mode continuous shooting), 4 sec (mode Fireworks)
  • FullHD video (1920 x 1080 piksel)
  • Built-in GPS
  • LCD OLED 3 inch
  • Media penyimpanan SD Card
  • Mode: Backlighting, Beach, Black and White, Close Up, Dusk/Dawn, Panorama, Fireworks, Food, Landscape, Night Landscape, Party/Indoor, Pet Portrait, Portrait, Scene Auto Selector, Snow, Sports, Sunset, Underwater
  • Batere  Li-ion Battery EN-EL12 (bisa tahan sampai 370 foto atau satu jam perekaman video)

Langsung saja ya, berikut adalah beberapa kelebihan dan kekurangan kamera underwater Nikon Coolpix AW130

Kelebihan:

1. Fitur kekinian

  • Mempunyai wifi untuk transfer file secara langsung ke smartphone kamu
  • Mempunyai Port MicroUSB sehingga bisa menge-charge batere menggunakan powerbank
  • Transfer file dengan menggunakan NFC atau transfer file dengan cara menempelkan kamera ke smartphone yang sama-sama mempunyai fitur NFC.
  • Video FullHD (1920 x 1080 piksel). Cukup oke lah untuk zaman sekarang.
  • Shockproof sampai dengan 2,1 meter. Kameramu niscaya baik-baik saja jika jatuh di ketinggian 2,1 meter asalkan tidak mengenai kaca lensa.
  • Memiliki lampu flash, 5x optical zoom, dan 4x digital zoom. Ah ini fitur standar sih. Kamera pocket lain juga punya.
  • Resolusi foto 16 megapiksel (4608 x 3456) saya rasa sudah cukup untuk kamera zaman sekarang.
  • Dust proof dan bisa tahan di cuaca -10’C. Ini juga fitur standar kamera underwater.
  • Punya fitur GPS. Yay! akhirnya bisa melihat lokasi persis saat foto diambil. Saya sangat kesal fitur GPS  banyak dihilangkan oleh produsen kamera akhir-akhir ini. Sebagai penggemar traveling, saya sangat membutuhkan fitur GPS sehingga saya tahu persis lokasi di mana foto diambil. Sewaktu di laut, kita kan seringkali menjadi buta arah. Nah, fitur GPS bisa menandai lokasi persis di mana kamu menyelam/snorkeling hanya dari informasi foto yang diambil. Dengan cacatan, sinyal GPS-nya sudah ‘nyantol’ lho ya saat foto diambil.
  • Mode panorama. Lumayan untuk mengambil foto dengan lebar yang sangat membahana.
  • Continuous shot. Lumayan bisa untuk mengambil foto obyek yang bergerak sangat cepat sehingga tidak kehilangan momen.
Baca juga:  Review Xiaomi Yi

Fitur-fitur standar lain seperti display layar LCD, timer, dan sebagainya saya kira tak perlu dibahas. Nothing special. Mode ‘underwater’ juga ada, namanya juga kamera underwater hehehe.

2. Kualitas foto cukup bagus

Beberapa waktu lalu saya menulis artikel tentang action cam. Di situ saya menulis hasil foto menggunakan action cam di dalam air. Sekilas memang lumayan bagus, tapi jika dibandingkan kamera point & shot semacam Nikon AW130, tentu saja akan jauh lebih bagus Nikon AW130 dan sejenisnya. (Klik halaman 2 untuk melihat hasil foto Nikon AW130)

3. Menjangkau kedalaman air yang lumayan dalam

Kamera ini mampu menjangkau kedalaman air hingga 30 meter. Jarang lho ada kamera yang punya kemampuan demikian. Kedalaman ini biasanya cukup bagi kebanyakan diver atau freediver. Kedalaman air yang lebih dari 30 meter biasanya dilakukan oleh diver yang pro dan tentu saja menggunakan kamera yang pro juga.

4. Desain yang Oke punya

Saya sangat suka desain Nikon AW130. Ukuran kamera lumayan mungil dan enteng. Hal ini sangat membantu untuk mengambil foto/video di dalam air. Desainnya pun juga sederhana namun elegan.

Satu kelebihan yang dimiliki Nikon AW130 adalah pilihan warna yang lumayan banyak. Warna yang mencolok ini sangat membantu jika kamera terlepas dan jatuh ke dalam air. Sehingga, kita bisa tahu lokasi jatuhnya kamera.

Kekurangan:

1. Kaca lensa tanpa pelindung

Tanpa adanya pelindung, kaca lensa ini mudah sekali tergores. Walaupun dampaknya minor terhadap hasil foto, tetap saja akan mengurangi kualitas foto yang dihasilkan.

2. Folder Gallery yang membingungkan

Waktu itu saya sudah men-download aplikasi Nikon AW130 terbaru. Namun, hanya 1 folder saja yang terbaca oleh aplikasi di smartphone. Padahal secara otomatis, Nikon AW130 membuatkan 2 folder bagi saya. Sehingga saya kesulitan mentransfer semua foto dari kamera ke smartphone kecuali dari folder yang tampak tersebut.

Baca juga:  Green Canyon, Pangandaran (Xiaomi Yi Review)

Saya menggunakan memori card untuk dua kamera saling bergantian, Samsung NX500 dan Nikon AW130. Kemudian saya jeprat-jepret saja dengan Nikon AW130. Loh, kenapa hasil fotonya tidak tampak di layar, malah hasil foto NX500 tampak di layar? Ah, mungkin tidak terekam. Saya coba lagi maish tidak bisa.

Setelah saya coba-coba, akhirnya saya berhasil melihat galeri foto yang tersembunyi tadi. Ternyata harus di sort per tanggal baru tampak folder-folder foto di dalam memori card. Huft. Lumayan merepotkan!

3. Paket tidak termasuk charger.

Ini yang tidak saya suka dari paket kamera zaman sekarang: tanpa adanya charger batere! Iya sih kita diberi kabel micro USB untuk charger, iya sih kita bisa mencharge di mana saja secara langsung ke kamera dengan powerbank atau charger smartphone, tapi tetap saja nge-charge batere melalui kamera itu menyebalkan. Kita kan pengen juga nge-charge batere cadangan yang tidak menempel di kamera.

4. Setting manual yang minim

Fitur kamera ini sangat mudah digunakan. Sekali pegang, kita langsung mengerti cara penggunaannya. Namun, sebagai penggemar fotografi, saya sangat senang memainkan ISO, Apperture, Shutter Speed, dan fitur rempong lainnya. Kamera Nikon AW130 sangat membatasi ruang gerak untuk bermain setting manual.

5. Jago di underwater, lemah di atas air.

Awalnya saya agak ragu dengan kemampuan kamera ini di bawah air. Tombolnya sangat berat sehingga berpotensi goncangan dan hasil foto blur. Saya pernah mencoba kamera ini di atas air dengan kondisi minim cahaya. Hasil foto lumayan blur/buram karena beratnya memencet tombol shutter. Namun, ketika di bawah air, kondisinya berubah 180 derajat! Walaupun kondisinya minim cahaya dan tombol shutternya tetap berat, hasil fotonya lumayan oke!

Baca juga:  29 Tempat Wisata Keren di Bali

Tips: Gunakan timer 2 detik (2s) saat mengambil foto di atas air agar kamera terbebas dari goncangan untuk meminimalkan blur.

Karena keterbatasan shutter speed, Kamera Nikon AW130 juga kurang cocok jika digunakan untuk bermain-main di long exposure seperti foto malam, air terjun, starburst, light trail, dan sebagainya.

 

Klik halaman berikutnya untuk contoh foto dengan menggunakan Nikon AW130.

1
2
REVIEW OVERVIEW
Rating
SHARE

17 COMMENTS

    • @napot
      1. Setelah digunakan di laut, segera bersihkan dengan air tawar.
      2. Lepas batere dan memory card jika kamera tidak digunakan dan disimpan dalam jangka waktu lama

  1. Saya adalah pengguna setia Nikon AW sejak aw110, aw120, aw130.
    Untuk hasil jepretan seperti yg sudah digambarkan di atas.
    Mau nambahin review sedikit, kekurangan dari kamera ini, dimana saya merasa sedikit “tertipu” dengan klaim 30m di kamera ini. Kemarin saya diving sampai kedalaman 26+, dan kamera ini masih bertahan hidup namun TIDAK BISA jepret atau tidak dapat melaksanakan fungsinya untuk foto mulai kedalaman sekitar 19m. Fungsi akan kembali normal kalau kedalaman kurang dari sekitar 19m. Permasalahan yg sama juga sering saya temui ketika dulu menggunakan aw120 untuk kedalaman tertentu. Kesimpulan saya, klaim 30m tersebut mungkin maksudnya tahan tekanan s.d. 30m, tapi tidak termasuk fungsi fotografi di kedalaman tertentu s.d. 30m. Sepertinya kamera ini cocok untuk divers pemula yg biasanya melakukan penyelaman maksimal 18m. Harapan saya sih ada yg jual housing waterproof tambahan untuk kamera ini biar bisa diajak nyelam makin dalem. Hehe….
    Thankss reviewnya.

    Salam…

    • @Thoxy
      Wah terima kasih banyak atas tambahan infonya mas. Lagian kalau dive di bawah 20 meter saya kira hasil fotonya agak kurang jika menggunakan kamera ini mengingat kurangnya cahaya.

  2. Aduh benerrrrr banget kak, aku udah bawa bertualang kamera ini kemana2, laut sama gunung terutama, pernah punya yang nikon AW generasi di bawahnya dan hilang, eh beli lagi malah tetep pilih nikon AW130. Fitur2nya emang adventure bgt sih, hasil foto nya juga kece. Thanks info nya kak.

  3. Waah ternyata mas puppytraveler pake aw130 juga.
    Saya ada masalah nih sebenernya, bukan masalah, cuma penasaran aja, punya saya kalo digoyang2 kok ada bunyi “klotak2” gitu ya (apaan sih klotak2, ya pokoknya bunyinya gitu mas)
    Apa punyamu juga gitu mas?

    Salam, Jun dari mesraberkelana

LEAVE A REPLY