Review Xiaomi Yi

66
Xiaomi-Yi
Xiaomi Yi Review (Follow Twitter @puppytraveler, instagram @puppytraveler, atau like Facebook page Puppy Traveler)

“True life is lived when tiny changes occur.” – Leo Tolstoy

Jika kita melihat sosial media akhir-akhir ini, banyak beredar foto-foto dan video aksi superkeren yang dihasilkan melalui action camera. Apa sih action camera itu? Intinya, action camera adalah kamera mungil yang bisa dipasang di mana saja untuk merekam aksi-aksi olahraga, perjalanan, aktivitas keseharian, dan aksi-aksi lainnya. Foto/video yang dihasilkan action cam biasanya sangat lebar dan melengkung-melengkung fish eye effect ala-ala gitu deh.

Beberapa merek action cam yang beredar di pasaran saat ini antara lain sebagai berikut:

  1. Go Pro (Hero 1 sampai 4)
  2. Xiaomi (Yi)
  3. Drift (Ghost)
  4. Sony (AZ1VR)
  5. Brica (BPro5)
  6. SJ Cam (1000 sampai 5000)
  7. Garmin (VIRB)
  8. ION Air
  9. Muvi K Series
  10. Rollei
  11. iVue Horizon
  12. Panasonic HX500
  13. HTC Re
  14. Siime (Serius, yang ini jangan di-googling karena bikin menggelinjang hahaha)

dan masih banyak jenis action camera lainnya. Review dalam Bahasa Inggris sudah banyak lah ya. Kali ini saya ingin membuat review kamera Xiaomi Yi dalam Bahasa Indonesia berdasarkan hasil pengalaman sendiri.

Pilih GoPro atau Xiaomi Yi?

Bingung milih Go Pro, Xiaomi Yi, Brica BPro5, Drift Ghost, SJ Cam, atau action cam lainnya? Saya juga mengalaminya sewaktu ingin membeli kamera aksi, apakah Xiaomi Yi atau Go Pro.

Jika kamu memiliki uang yang lebih, saran saya sih lebih baik membeli GoPro Hero 4 ke atas. Hasil foto/video oke, garansi terjamin, asesoris lebih banyak, underwater case nya juga oke.

Jika kamu ingin action cam mungil dan murah dengan kualitas foto/video yang bagus, warna foto/video yang dihasilkan keren, foto di tempat yang gelap pun oke, dan tanpa mempertimbangkan hal lainnya (garansi terbatas, merek China, tanpa layar LCD, dsb), belilah Xiaomi Yi. Banyak review yang menyebutkan hasil foto Xiaomi Yi sangat tajam dengan warna yang amat bagus. Saya setuju dengan pendapat ini. Mungkinkah hal ini karena Xiaomi Yi menggunakan lensa Sony (atau sensor Sony)?

Xiaomi Yi
Ukuran Xiaomi Yi di tangan. Mungil banget. Sebelah kiri tombol power. Untuk menghidupkannya, tekan tombol ini lama. Jika lampu indikator berwarna biru, menandakan batere dalam keadaan penuh. Jika berwarna ungu, berarti batere setengah habis, jika berwarna merah, batere akan segera habis. Dalam keadaan kamera menyala, tekan tombol yang sama untuk memilih mode foto atau mode video. Sebelah kanan yang berwarna hitam adalah lensa kamera. Merek boleh Xiaomi Yi, tapi lensa (atau sensor?) menggunakan Sony. Lindungi lensa kamera ini secara hati-hati agar tidak tergores (Follow Twitter @puppytraveler, instagram @puppytraveler, atau like Facebook page Puppy Traveler)

SJCam dan Brica juga memiliki ukuran kamera yang mungil. Hasil foto/video yang dihasilkan kedua kamera tersebut juga lumayan keren. Namun, saya pribadi lebih suka hasil foto/video Xiaomi Yi/GoPro.

Baca juga:  15 Barang yang Wajib Dibawa Saat Mendaki Gunung

Peringkat berikut merupakan hasil pengamatan saya terhadap beberapa hasil foto/video action cam yang pernah saya lihat. Peringkat ini subjektif karena masing-masing orang memiliki selera yang berbeda-beda.

1. GoPro Hero4 (ada harga, ada rupa. Kelebihan: hampir semua kelebihan action cam ada di sini)

2. Xiaomi Yi (kelebihan: praktis, murah, lensa/sensor Sony, hasil foto/video bagus, video dengan resolusi tinggi pada 60fps, wifi, dsb)

3. SJ Cam (kelebihan: terdapat layar LCD, jumlah pengguna lumayan banyak)

4. Brica BPro5 (kelebihan: terdapat layar LCD, setting untuk manual mode lumayan lengkap)

5. Drift Ghost (Kelebihan: terdapat layar LCD)

Xiaomi Yi Shutter Button
Tombol shutter XIaomi Yi. Lampu indikator disebelah kanannya akan menyala merah jika fitur video diaktifkan, dan sebaliknya akan mati jika fitur kamera foto yang diaktifkan (Follow Twitter @puppytraveler, instagram @puppytraveler, atau like Facebook page Puppy Traveler)

Xiaomi Yi untuk Merekam Aksi, Bukan Untuk Profesional Foto Editing 

Sekarang kita bandingkan lebih lanjut lagi. Pilih Xiaomi Yi/GoPro/Action Cam lain  atau pilih kamera pocket/DSLR/Mirrorless?

Perlu diperhatikan bahwa Xiaomi Yi adalah kamera yang memang sengaja diciptakan untuk merekam aksimu, bukan untuk editing profesional. Sekilas, hasil foto action cam memang bagus. Apalagi jika di-uplot langsung ke sosial media. Siap-siap mendulang banyak like karena hasil fotonya yang lebar, sehingga banyak bagian latar belakang yang bisa tertangkap kamera dalam satu frame.

Namun, jika kamu suka meng-edit foto menggunakan Photoshop, kamu pasti bakal tahu mengapa hasil foto kamera pocket/DSLR lebih bagus dari hasil action cam. Mengedit foto hasil action cam itu sangat menantang (baca: susah dan butuh waktu lama). Penyakit yang sering muncul biasanya warna yang pecah-pecah jika ditambah saturation, contrast, brightness, dan tweak foto lainnnya…

Xiaomi Yi
Kiri: port untuk micro USB, HDMI, dan microSD
Kanan: Tempat batere (Follow Twitter @puppytraveler, instagram @puppytraveler, atau like Facebook page Puppy Traveler)

Hal Pertama Yang Harus dilakukan Setelah Membeli Xiaomi Yi

  1. Sambungkan kabel USB ke charger, kemudian charge batere kamera sampai penuh. Mengisi batere Xiaomi Yi hampir sama dengan men-charge batere smartphone.
  2. Instal aplikasi ‘Yi Camera’ di smartphone kamu. Aplikasi ini bisa diunduh di Google Play. Nyalakan wifi di kamera, kemudian buka aplikasi ‘Yi Kamera’. Ketika wifi kamera dan smartphone tersambung, maka kita dapat mengoperasikan kamera melalui smartphone. Pelajari fitur-fitur di aplikasi tersebut karena XIaomi Yi hanya mempunyai 3 tombol saja di kamera. Hanya melalui aplikasi inilah kita bisa mengontrol penuh semua fungsi lengkap di kamera.
  3. Update firmware-nya. Download firmware melalui aplikasi ‘Yi Camera’, kemudian ikuti seluruh instruksi dalam meng-update firmware Xiaomi Yi.
  4. Unduh manual book berbahasa inggris di internet untuk mengetahui fitur dan fungsi lain di kamera. Manual book bawaan yang kita dapat saat membeli kamera ini hanya tersedia dalam bahasa dan tulisan Mandarin yang bikin puyeng, karena tidak satupun informasi yang saya mengerti. Hahaha.
Baca juga:  Gerhana Matahari Jakarta 9 Maret 2016
Untuk mengaktifkan wifi, tekan tombol Wifi di sebelah kanan kamera. Lampu indikator akan menyala biru jika wifi diaktifkan
Untuk mengaktifkan wifi, tekan tombol Wifi di sebelah kanan kamera. Lampu indikator akan menyala biru jika wifi diaktifkan (Follow Twitter @puppytraveler, instagram @puppytraveler, atau like Facebook page Puppy Traveler)

Kelebihan dan Kekurangan Xiaomi Yi

Kelebihan Xiaomi Yi:

– Harga murah. Dengan hanya merogoh kocek sejutaan sudah bisa membawa kamera bagus. Harga Go Pro bisa berkali-kali lipatnya.

– Ukuran sangat mungil dan enteng. Saya selalu membawa kamera ini kemana-mana. Mungil, dikantongin pun juga bisa. Penggemar foto candid pasti bakal menyukai kamera ini karena saking kecilnya, membuat aksi stalking kita tidak mencurigakan hahaha. Jangan lupa mematikan suara shutter, sehingga sewaktu mengambil foto tidak mencurigakan. Jepret…

– Asesoris tersedia lumayan banyak di pasaran dengan harga murah. Beberapa asesoris GoPro dapat digunakan untuk kamera Xiaomi Yi.

– Hasil video memuaskan (mungkin karena lensa/sensornya Sony kali ya?) dengan resolusi tinggi 1080pixel (Full HD) pada 60fps.

– Hasil foto juga memuaskan dengan resolusi 16 megapixel! Bahkan, di tempat yang minim cahaya pun, hasil foto Xiaomi Yi lumayan oke. Warna yang dihasilkan juga oke. Mungkin karena lensa/sensornya keluaran Sony? (FYI, semenjak dulu saya selalu mengamati foto hasil lensa Sony, baik itu kamera ponsel maupun kamera digital. Rata-rata, warna yang dihasilkan kamera tersebut bagus, walaupun kadang agak lebay/oversaturated). Bahkan, dari banyak review yang saya baca, kualitas foto Xiaomi Yi lebih bagus daripada Go Pro seri Hero 3 ke bawah. Jika dibandingkan dengan GoPro Hero 4, hasil foto/video Xiaomi Yi tak jauh beda kualitasnya.

– Terdapat fitur timelapse (0.5, 1, 2, 5, 10, 30, 60), burst, timer, dll.

– Charger batere menggunakan kabel micro USB. Dengan kabel ini, kita bisa ngecas batere kamera dengan charger handphone kita. Jika batere habis di tengah jalan, tak perlu kawatir karena kita tinggal menyambungkannya ke power bank.

Baca juga:  Xiaomi Piston 3.0 Review

– Terdapat fitur burst untuk memotret objek yang bergerak cepat, sehingga kita tidak kehilangan momen.

– Terdapat WIFI. Ini sebenarnya fitur standar action cam dan kamera-kamera keluaran terbaru. Dengan WIFI, kita bisa langsung memindahkan foto dari kamera ke handphone. Upload foto/video ke social media pun sekarang dapat dilakukan secara live tanpa harus memindahkannya terlebih dahulu ke komputer hehehe.

–Jika tidak suka foto melengkung-melengkung ala fish eye effect, bisa mengaturnya melalui fitur lens rectification.

Batere Xiaomi Yi
Batere Xiaomi Yi. JANGAN PERNAH mengelupas kertas ini karena kertas ini SANGAT berfungsi untuk mencabut batere dari dalam kamera (Follow Twitter @puppytraveler, instagram @puppytraveler, atau like Facebook page Puppy Traveler)

Kekurangan Xiaomi Yi:

– Batere cepat habis, apalagi jika digunakan untuk merekam video dengan resolusi dan fps tertinggi. Wusss… sejam kemudian mati.

– Garansi toko hanya sebulan. Risiko ditanggung sendiri jika rusak setelah sebulan hahaha. Kamera saya sih sampai berbulan-bulan ini masih oke-oke saja.

– Tidak ada LCD untuk melihat objek dan hasil foto, harus disambungkan terlebih dahulu ke smartphone melalui WIFI jika ingin melihat hasil foto/video secara langsung. Aplikasi untuk mengontrol Xiaomi Yi bisa di-download melalui GooglePlay (Apakah sudah ada di Apple Store?). Tanpa adanya LCD ini menurut saya bukanlah masalah besar untuk sebuah action cam. Dengan lensa wide, niscaya tidak salah ambil foto karena gambar yang ditangkap sangat lebar.

– Tidak tahan air (waterproof, water resistent, dan sebagainya). Namun jangan kawatir karena underwater case nya banyak beredar di pasaran. Jika ingin membeli Xiaomi Yi, sebaiknya mempertimbangkan juga kualitas case-nya ya. Waterproof case yang harganya di bawah 150ribuan memang bisa melindungi kamera dari air sampai kedalaman 40 meter, namun membuat hasil foto/video jadi jelek.

Underwater Case Xioami Yi
Underwater Case Xioami Yi yang harganya di bawah 150ribuan itu (Follow Twitter @puppytraveler, instagram @puppytraveler, atau like Facebook page Puppy Traveler)

– Manual book menggunakan bahasa China. Tak satu katapun yang bisa saya mengerti. (Manual book versi Bahasa Inggris bisa dicari melalui Google)

– Rekaman suara agak kurang bagus jika sumber suara berada agak jauh dari kamera.

– Agak lemot jika memotret foto dalam kondisi gelap. Menurut saya, hal ini wajar karena dengan kamera sekecil itu, kemampuan prosesornya juga menyesuaikan.

Halaman 2: Galeri Foto/Video dengan Menggunakan Xiaomi Yi

1
2
REVIEW OVERVIEW
Rating
SHARE

66 COMMENTS

    • @Fahmi
      Kalau bandingannya Go Pro Hero 4, overall bagusan Go Pro Hero 4.
      Kalau lihat review di Youtube/blog lain, kebanyakan bilang kualitas gambar/video lebih bagus Xiaomi Yi dibanding Hero 4, apalagi dibanding Hero lawas.
      Kalau menurutku sih untuk kualitas foto/video, bedanya gak terlalu signifikan antara Yi dan Hero4.

  1. Mantap reviewnya bang, ane juga dah minang xiaomi yi nih.
    .
    sedikit koreksi,
    Xiaomi yi tidak menggunakan lensa sony, tp sensor kamera lah yang pake produk sony gan.
    makanya hasilnya oke, …

  2. bang? kenapa ya saya beli xiomi yi
    katanya bagus tapi pas dioperasikan gambarnya buram , dan tidak jelas itu
    kaya tidak HD , gmana itu?

    • @aryasukmaa
      Sepertinya sudah saya tulis lengkap di atas mengapa hasil Xiaomi bisa jernih dan mengapa bisa buram. Coba buka halaman 2 pasti ngerti deh alasannya kenapa 🙂

  3. siang gan mau tanya nih, mohon bantuannya kalo bisa nih huhu .

    ada masalah di yi cam saya, gabisa nyala sama sekali nih.
    tapi kalo dia cash masuk lampu merah nya nyala di bagian tombol utk nyalainnya. tapi pas udah penuh saya copot nah pas saya nyalain gabisa mas . itu kenapa ya mas ? “:(

  4. Gan numpang nanya, untuk hasil foto saat di zoom apa tajam? soalnya action cam saya saat di zoom tidak tajam (seperti ada bintik2 agak besar) walaupun tidak pakai case underwater, tapi untuk hasil video nya lumayan tajam saat pakai ataupun tidak pakai case.
    Trims, salam dari pulau Borneo 🙂

  5. gan mau nanya kenapa yah hasil jepretan xiaomi sya mirip vga yah, kurang jelas gitu, mohon bantuannya makasih

    • @Dennis Septira
      1. Sudah baca artikel di atas? Sudah baca di bagian menggunakan case palsu dan case asli. Mungkin penyebabnya di situ.
      2. Mungkin salah setting?
      3. Memang hasil foto action cam buat seru-seruan, kalau untuk hasil maksimal untuk tujuan fotografi masih belum nemu.

  6. Iya makasih gan, mau nanya 1 lagi nih ,Kalau mau foto pas liat di hp ko pecah pecah yah apakah memang seperti itu gan?

  7. Cara setting biar keliatan fish eye gmn y gan…
    Soalnya q ngliat foto2 dr xiaomi yi di instagrm kliatan cembung bgt… mhon bantuanya

  8. Mas, ketika di onkan kenapa lampu indikatornya hidup mati ya? Atau memang begitu? Terus ketika saya mau ngaktifkan wifinya lampu indikatornya nggak mau nyala. Mohon bantuannya mas. Masih newbie

  9. Gan tombol video ane yang diatas itu tidak menyala untuk mengambil video secara manual itu kenapa ya gan ?

  10. Gan cara memotret dan video di dalam air gimana? gak mungkin kan hpnya jg harus dimasukin ke dalam air? trims

    • @Adi dimas
      Biasanya kita pake feeling mas. Kalau tidak mau kehilangan momen, setting kamera ke ‘Timelapse’ saja. Kamera akan memotret suka-suka dia. Nanti setelah kembali ke daratan, tinggal dihapus foto-foto yang jelek.

  11. Kak, kenapa yh kok ini lagi di charger tapi ngga penuh penuh. Harusnya kan kalo di charger lampunya warna merah, lah ini kadang suka ilang kak warnanya padahal belum penuh atau masih 0% kak. Tolong bantu jawab kak ??

  12. Kaaaa mau tanya dong, ini kamera say kok pas dicarger lampu nya itu merah terus ga lama mati, padahal baterai masih 0 persen ? Itu kenapa yaa Kaa, terima kasih

    • @Destiulan
      Biasanya pas dicharge merah trus mati. Tandanya batere udah penuh. Tapi kadang eror juga. Kirain udah penuh, dipake bentar mati lagi krn batere habis.

  13. Gan mw nny dnk ada ga tongsis yg ga usa pk hp fto na?soalna ribet kl da pk xiaomi tp pegang hp jg?thx gan

  14. Gan.. kenapa hasil jepretan xiaomi terkadang tanda sinar ungu di hasilnya,apakah karena backlight atau kenapa ya…

  15. Bang mau tanya dong, lebih baik mana charger baterai langsung dari kameranya pake usb atau copot baterainya charger pake dekstop ? Newbie nih

  16. hallo, aku mau take a photo gt dr kameranya tp kok dia gamau gt trs warna lampunya merah trs bunyi2 gt. itu knp yaa :(( mau pake buat foto nih urgenttt
    thankyouu

  17. Hallo, mau tanya gan kalo lampu indikator merah pas di charge terus ga lama langsung mati, pas di conect ke hp baterai full. Itu bermasalah ga? Harusnya kan kalo full indikator biru

  18. gan, xiaomi ane gk bisa diputer video nya di hp padahal waktu pertama kali beli bisa dan lancar2 aja…. mohon infonya gan…

    • @amar
      Puter di kompi saja gan. Ane juga jarang muter video di hape. Kalau masih pengen muter video di hape, mungkin cara ini bisa dilakukan:
      download dulu videonya, kemudian diputer. Jadi nggak langsung diputer dari kamera tanpa di download.

  19. Kak video saya juga nggak bisa diputer di hp, padahal udah di download.. Jadi cuma ada suaranya saja, gambarnya nggak ada, cuma warna hitam.. Gimana ya? Mohon bantuannya..

LEAVE A REPLY