Pantai Trikora, Pantai yang Indah Sih, Tapi…

8
Pantai Trikora, Bintan
Pantai Trikora, Bintan (Follow Twitter @puppytraveler, instagram @puppytraveler, atau like Facebook page Puppy Traveler)
“Silence is a true friend who never betrays.” – Confucius

Bintan, Kepulauan Riau. Di suatu long weekend, saya berkunjung ke pantai di sebelah timur Pulau Bintan, yaitu Pantai Trikora. Nama pantainya terkesan nggak banget ya? Nggak ada sense beachy-beachy ala-ala tropical, malah terdengar warisan sejarah orde baru. Hahaha. But, don’t judge book by its lover… eh, maksudnya kofer.

Sedikit mengenang sejarah, apa itu Trikora? Trikora adalah singkatan dari Tri Komando Rakyat. Suatu operasi perjuangan bangsa Indonesia untuk menggabungkan Papua ke dalam wilayah Indonesia di bawah kepemimpinan Presiden Sukarno.

Apakah nama Pantai Trikora di Bintan terinspirasi dari operasi Trikora tersebut? Sepertinya sih tidak. Konon, nama Trikora berasal dari kata three coral. Trus mengapa harus cerita sejarah Trikora kalau tidak ada hubungannya dengan asal nama pantai ini? Kan Bung Karno pernah berkata untuk selalu ingat Jas Merah, jangan sekali-kali meninggalkan sejarah. #Ngeles

Tapi harus diakui, pemandangan Pantai Trikora memang bagus, pakai banget. Berpasir putih, bersih, landscape-nya bagus, air laut biru tosca yang tenang, nyiur melambai di pinggir pantai, di beberapa bagian ada bebatuan ala-ala Belitung, tapi…

Tapi… Long weekend begini kok hanya saya sendirian yang menikmati keindahan tersebut? Dengan jarak yang lumayan dekat dengan pusat kota Tanjung Pinang, juga jalanan yang dilalui untuk menuju kesana begitu lebar, mulus, dan tak banyak tanjakan, plus long weekend pula saat saya berkunjung di Bintan, pasti Pantai Trikora ruame banget pengunjungnya kayak cendol berserakan di pantai. Awalnya saya berpikir seperti itu.

Ternyata saya salah menduga! Di pantai, saya selalu sendirian saja. Tak ada pengunjung lainnya. Ada sih, beberapa spot pantai yang terdapat pengunjungnya, itupun sangat sedikit!

Baca juga:  Tanjung Tinggi, Pantai Tercantik di Belitung

Mubazir banget kan pantai seindah ini tak ada yang megunjungi? Padahal Pantai Trikora jaraknya dekat dari Tanjung Pinang, pusat kotanya Bintan lho. Padahal akses ke Tanjung Pinang itu sangat mudah lho. Padahal cara menuju ke pantainya mudah dengan jalanan yang mulus lho. Lho lho lho lho…

Bintan
Jalan di sekitar Pantai Trikora yang mulus gedong melompong (Follow Twitter @puppytraveler, instagram @puppytraveler, atau like Facebook page Puppy Traveler)

Saya kira, Pantai Trikora itu pantai yang panjangnya hanya beberapa ratus meter saja layaknya pantai pada umumnya. Sepanjang perjalanan, saya mencari papan yang bertuliskan Pantai Trikora. Saya berjalan terus dan terus menyusuri jalan yang memang kebetulan berada di pinggir pantai berpasir putih, namun  tidak juga menemukannya. Ingin rasanya berhenti sebentar untuk menikmati pantai, tapi saya tunda.

Saya terus memacu kendaraan karena tujuan utama kemari adalah PANTAI TRIKORA. Karena merasa tidak tersesat di jalan, saya pun malu bertanya. Tapi, sudah jalan jauh banget kok tidak juga menemukan papan bertuliskan Pantai Trikora. Kesel rasanya. Akhirnya saya menyerah. Saya sandarkan motor saya di pinggir pantai, kemudian berenang di lautan. Sendirian! Mana nih orang-orang? katanya long weekend? Helloooo!

Setelah puas berenang, saya leha-leha menikmati semilir angin pantai. Saking bingungnya mau ngapain, akhirnya saya buka kancut hape. Iseng-iseng saya mencari tahu informasi mengenai Pantai Trikora. Penasaran banget kok dari tadi belum menemukan pantainya. Jangan-jangan perlu gerbang khusus kayak di Hogwart untuk menuju pantai ini?

Ternyata, Pantai Trikora memiliki garis pantai yang amat sangat panjang!!! Kabarnya sih, pantai ini memiliki panjang lebih dari 25km. Pantas saja saya tidak menemukan papan bertuliskan Pantai Trikora. Lha wong, pantai yang saya lewati sejak dalam perjalanan tadi juga merupakan bagian dari Pantai Trikora. Hahaha…

Baca juga:  Uniknya Pulau Batu Berlayar, Belitung

Ya sudah, saya lanjutkan saja perjalanan sambil melihat spot-spot yang bagus. Saking panjangnya Pantai Trikora, kita harus menggunakan kendaraan untuk menuju dari satu spot pantai ke spot pantai lainnya. Beberapa kali saya turun dari motor dan bermain-main di pantai. Dan lagi-lagi sendirian saja, tanpa ada pengunjung lainnya. Ini ada zombie yang tiba-tiba muncul dari dalam pasir pantai kali ya, kok orang-orang gak pada main di pantai sih? Kalo akhlak dan moralku gak bagus, pasti udah bugil bikin bokep di pantai nih, mumpung sepi gak ada yang melihat. Huss… Ngawur!

Satu spot yang mungkin menjadi favorit banyak orang adalah di titik koordinat GPS 1.110378, 104.631466. Di titik koordinat ini, lokasi pantainya benar-benar persis di pinggir jalan dengan beberapa saung yang dibangun untuk berteduh. Di titik koordinat ini pula saya baru melihat ada beberapa pengunjung lainnya selain saya.

Pantai Trikora, Bintan
Titik favorit di Pantai trikora itu… (Follow Twitter @puppytraveler, instagram @puppytraveler, atau like Facebook page Puppy Traveler)

Berenang, puas. Berjemur, puas. Ngapain lagi ya? Pengen ngobrol, bingung mau ngobrol sama siapa. Ngobrol sama pohon kelapa? Ya udah, bikin video aja deh. Kebetulan lagi demen-demennya bikin video. Nih video saya di Pantai Trikora. Sendirian. Memang waktu itu saya lagi pengen menyendiri di pantai. Karena saya benci manusia.

Tapi boong ding. Sebenarnya alasan saya jalan-jalan sendirian di Bintan karena ini memang trip dadakan, susah mencari teman jalan-jalan dengan waktu mepet tanpa itinerary yang jelas. Waktu itu, saya bertemu dengan seorang teman di Batam. Saya bertanya mengenai pantai yang bagus di Batam. Eh, dia malah menyarankan saya jalan-jalan ke Bintan. Ngobrolnya malam-malam, keesokan harinya saya langsung berangkat ke Bintan. Iya, saya memang agak impulsif.

Baca juga:  Pantai Selong Belanak Hampir Punya Segalanya

8 COMMENTS

LEAVE A REPLY