Pink Beach Pulau Komodo, Ternyata Tak Seindah Angan

9
Pink Beach Komodo
Pink Beach Komodo. Image credits to my travel mate Arfan (Follow Twitter @puppytraveler, instagram @puppytraveler, atau like Facebook page Puppy Traveler)

“When you have a dark side, nothing is ever as good as it seems.” – Pink

Taman Nasonal Komodo, Nusa Tenggara Timur. Dulu, seorang teman pernah menyebut di dalam status Facebook-nya dengan kalimat pujian kira-kira seperti ini “Terumbu karang di Pink Beach Pulau Komodo adalah terumbu karang yang terbaik di Indonesia”. Tentu saja mendengar kalimat tersebut, radar nafsu saya langsung menyala untuk segera traveling ke Pantai Pink di Pulau Komodo. Aneh kan? Turis lain pergi ke Pink Beach karena keunikan warna pasirnya yang kemerah-merahan, alasan utama saya ke Pink Beach di Pulau Komodo malah karena penasaran, sedahsyat apa terumbu karang di sana. Alasan kedua memang pengen leyeh-leyeh di merahnya pasir Pantai Pink sih. Alasan ketiga, baru pengen membandingkan lebih bagus mana antara Pink Beach Komodo dengan Pink Beach Lombok.

Mimpi yang sudah sejak lama terpendam itu akhirnya terkabul juga. Bergabung dengan sailing tour dari Lombok, saya pun akhirnya bisa menjejakkan kaki di pulau kediaman para kadal naga tersebut. Ternyata oh ternyata, kenyataan tak seindah yang saya bayangkan. Sesampainya di sana, muka saya yang seharusnya seperti ini –> :O ternyata hanya bisa seperti ini –> 😐

Kapal mulai berjalan pelan, mendekat ke suatu pantai berpasir putih. Di belakang pantai tersebut ada bukit kecil berwarna hijau kekuningan. Indah banget. Pantai Merah/Pink Beach, begitulah bunyi tulisan di papan yang berada di samping kanan pantai tersebut. Oh, ini toh Pantai Pink yang terkenal itu? Tapi, kok pasirnya berwarna putih? Bukannya foto-foto Pink Beach Lombok yang tersebar di internet benar-benar berwarna merah menyala? *Kekecewaan mulai muncul*. Ah pasti hasil sotosop!

Baca juga:  Pusentasi, Sink Hole yang Membentuk Laguna
Pink Beach Komodo
Pink Beach dilihat dari jarak jauh. Dari skala 0 sampai 10, menurut kamu seberapa pink kah pantai ini? (Follow Twitter @puppytraveler, instagram @puppytraveler, atau like Facebook page Puppy Traveler)

Kemudian kapal berhenti di tengah lautan. Kapal kami memang tidak bisa mendarat ke bibir pantai karena terumbu karangnya yang lumayan dangkal. Dok untuk kapal singgah pun juga tak ada. Jika dipaksakan mendarat ke bibir pantai, bisa-bisa kapalnya karam. Namun tak perlu kawatir, tour leader kami sudah menyediakan semacam ojek kapal kecil yang bisa mengantar kami menuju ke pantai. Karena ukuran kapal yang kecil, pengunjungpun harus rela antre untuk diangkut menuju ke pantai. Yang tidak sabar menunggu antrean, tentu saja lebih memilih langsung nyebur ke laut dan berenang untuk menuju ke daratan, atau sekalian snorkeling melihat terumbu karang di sekitar Pantai Pink. Saya sendiri bagaimana? Tentu saja lebih memilih langsung nyebur ke laut, tak peduli antre atau tidak antre, harus nyebur hehehe…

Tak sabar rasanya segera melihat terumbu karang yang katanya paling indah di Indonesia itu. Setelah mengenakan peralatan snorkeling, saya pun langsung nyebur ke laut. Arus air laut lumayan kencang waktu itu. Biasanya, arus kencang seperti ini disertai dengan visibility air laut yang kurang bagus. Keruh. Jarak pandang lumayan terbatas. Tapi tak mengapa, saya sudah terbiasa mengalami hal seperti ini. Wajar kok, laut juga punya masa-masa ngambek. *Walaupun dalam hati bilang ‘damn, butek banget sih airnya, malesin deh’*

Selama beberapa menit berkeliling dari ujung ke ujung, saya tidak mendapati terumbu karang yang katanya paling indah di Indonesia itu. Yang ada hanyalah pemandangan seperti yang sudah saya sebutkan tadi: air keruh, jarak pandang terbatas, jumlah ikan yang sedikit, karang di dekat pantai yang hancur, dan tentu saja segerombolan turis ndeso seperti saya memenuhi permukaan air laut seperti kutu air.

Baca juga:  Indahnya 3 Gili: Gili Nanggu - Gili Kedis - Gili Sudak
Terumbu Karang Pink Beach Komodo
Terumbu karang ‘terindah’ di Indonesia itu… (Follow Twitter @puppytraveler, instagram @puppytraveler, atau like Facebook page Puppy Traveler)

Lelah saya mencari terumbu karang yang saya impikan itu. Apakah terumbu karang yang katanya bagus tersebut sudah remuk terinjak-injak pengunjung yang tak bertanggung jawab? Atau sebenarnya ada bagian terumbu karang lain yang sangat bagus yang belum tampak oleh saya karena saking keruhnya air laut waktu itu? MANA YANG KATANYA TERUMBU KARANG TERINDAH DI INDONESIA ITU??? Ah, sudahlah. Lebih baik leyeh-leyeh di pantai berpasir pink putih saja kalau gitu.

Setelah mendekat ke bibir pantai, mentas dari laut, barulah saya percaya bahwa warna pink pantai ini bukanlah hoax. Dari jauh memang tampak berpasir putih, namun jika dilihat dari jarak dekat, warna pasir pantainya memang pink/merah muda beneran kok, gak bohong. Namun, saya masih yakin kebanyakan foto yang tersebar di internet itu sudah di-edit, entah ditambahin contrast, saturation, atau filter foto lainnya. Terlalu berlebihan. Coba lihat foto asli di bawah ini, bandingkan dengan foto pertama yang sudah saya tambahin contrast dan saturation. Aslinya memang pink bukan? Iya sih pink, tapi gak selebay foto pertama hehehe. Iya kan? #UdahIyainAjah

Pink Beach Komodo
What you see is what you get. Foto asli Pink Beach Komodo tanpa editan. Bandingkan dengan foto pertama yang sudah saya edit. Image credits to my travel mate Arfan (Follow Twitter @puppytraveler, instagram @puppytraveler, atau like Facebook page Puppy Traveler)

Masih kurang percaya? Take a look a bit closer. Lihatlah dari jarak sedekat ini, ketahuan kan warna asli pasir pantainya gak bo’ong? Perpaduan antara pasir putih dan pasir merah. Masih kurang percaya? Kesana sendiri saja dah hahaha…

Warna Pasir Pink Beach Komodo
Pasir Pantai Pink Beach Komodo (Follow Twitter @puppytraveler, instagram @puppytraveler, atau like Facebook page Puppy Traveler)

Walaupun merasa kecewa, saya tetap tidak menyalahkan pantai ini. Saya juga tidak akan menyalahkan testimoni teman-teman saya yang bilang terumbu karang di sini dahsyat banget. Barangkali waktu itu saya lagi sial, memang arus laut yang lagi tidak bagus sehingga menyebabkan airnya butek banget. Barangkali memang pantai pink tak suka sama saya. Barangkali saya kurang sedekah. Atau barangkali saya kurang soleh? Barangkali barangkeleus… Huft.

Baca juga:  Sawah Jaring Laba-laba di Cancar, Flores

Trus, jika dibandingkan antara Pantai Pink di Pulau Komodo dengan Pantai Pink di Pulau Lombok, lebih bagus mana? Sumpah, jangan pernah menanyakan ini ke saya. Saya tidak bisa menjawabnya. Daripada kamu mendapat jawaban “Dua-duanya sama-sama bagus”, padahal kamu mengharapkan jawaban pantai yang satu lebih unggul dari pantai lainnya, mending jangan tanyakan ke saya hehehe…

Pink Beach Lombok
Pantai Pink di Pulau Lombok. Artikel Pink Beach Lombok selengkapnya bisa di baca di sini. (Follow Twitter @puppytraveler, instagram @puppytraveler, atau like Facebook page Puppy Traveler)

Dengan kenyataan yang tak sesuai dengan harapan tersebut, rugi banget gak sih jalan-jalan ke Pink Beach Komodo? Jawabannya: TIDAK. Pemandangan pantai ini masih menjadi salah satu yang terbagus di Indonesia kok. Apakah saya kapok jalan-jalan ke Pantai Pink lagi? Tentu saja TIDAK, TIDAK, dan TIDAK! Saya justru ingin ke sana lagi. Saya masih penasaran, ingin mencari terumbu karang yang katanya paling bagus di Indonesia itu. Saya masih pengen bergumul lama dengan pasir pink! Saya… Ah, emang dasarnya suka sama pantai, mana bisa kapok jalan-jalan ke pantai?? Hehehe… Pantai tetaplah menarik no matter what!

Eh, tumben-tumbenan ya foto di blog saya credit to orang lain. Maap, sewaktu ke Pulau Komodo, saya lebih banyakin enjoy every moment, lebih banyak mengambil video, dan lebih sedikit mengambil foto. Jadi, foto-fotonya pinjam ke teman saya sahaja hehehe. Kalau memang penasaran pengen melihat apa yang saya tangkap melalui kamera saya sendiri, cuss kepoin Video trip ke Pulau Komodo.

9 COMMENTS

    • @Indah Nuria savitri
      Yup… Cakep kok pantainya. Gak rugi. Secara kasat mata juga warna pasirnya pink. Tapi pas difoto kadang beda, jadi gak terlalu pink. Akhirnya dipoles deh biar jadi pink sesuai aslinya atau bahkan dibikin lebih lebay lagi jadi pink banget hehehe

LEAVE A REPLY