Gunung Gede, Benarkah Gunung untuk Pemula?

9
Gunung Gede
Gunung Gede (Follow juga Twitter @puppytraveler, instagram @puppytraveler, atau like Facebook page Puppy Traveler ya)

“A little more persistence, a little more effort, and what seemed hopeless failure may turn to glorious success.” – Elbert Hubbard

Gunung Gede, Jawa Barat. “Okay, i’ll give it a try” pikir saya waktu ada teman yang mengajak mendaki Gunung Gede. Toh Gunung Gede gunung cocok untuk pedaki pemula. Tinggi Gunung Gede “hanya” 2.958 mdpl saja. Lebih pendek dibanding Gunung Lawu, gunung yang pertama kali saya daki beberapa tahun silam. Cedera kaki setelah naik gunung waktu itu membekas di memori saya. Trauma. Selalu terlintas di benak saya “Apa sih enaknya naik gunung?“. Butuh waktu bertahun-tahun untuk meyakinkan diri sendiri mendaki gunung untuk kedua kalinya. Dan saya ketagihan! Walaupun….

Walaupun sebagai penganut paham lazy traveling, tentu ini bertentangan dengan kemalasan maksimal dengan hasil maksimal yang selama ini saya terapkan. Ini sebuah prinsip yang harus saya pegang eaaa… Bayangin saja kita harus berjalan berjam-jam mendaki lereng gunung dan harus siap dengan segala kondisi yang tidak bisa diprediksi. Hujan, tanpa cahaya lampu, tak ada listrik, tak ada warung, ah lebih baik ke pantai saja. Tapi tidak, kali ini saya membulatkan tekad untuk tidak manja. Harus meninggalkan zona nyaman. Harus pergi ke gunung! Harus!

Segala persiapan telah saya lakukan sebelum mendaki Gunung Gede. Mulai dari mencari tahu tips mendaki gunung untuk pemula, mempersiapkan barang-barang yang harus dibawa saat mendaki gunung, sampai dengan membuat daftar makanan yang sebaiknya dibawa saat naik gunung pun sudah saya persiapkan dengan matang. Trip ke Gunung Gede ini harus menyenangkan, jangan sampai timbul trauma untuk kedua kalinya. Oh ya, sekedar mengingatkan mengenai persiapan pendakian Gunung Gede, saya ada beberapa tips:

Baca juga:  Pantai-Pantai Indah di Lombok Bagian Selatan

1. Gunakan sepatu. Teman saya menggunakan sendal gunung dengan harapan lebih praktis. Namun, tidak diperbolehkan meneruskan perjalanan oleh petugas.

2. Menghubungi petugas di Taman Nasional Gunung Gede Pangrango (0263519415/0263512776/0819120211delapanpuluh) beberapa hari/minggu/bulan sebelum pendakian, karena konon jumlah pendaki dibatasi. Tidak lucu dong sudah sampai di pos kemudian disuruh balik lagi.

Malam itu kami berkumpul di salah satu tempat di Jakarta. Tujuan kami adalah Cibodas. Setelah kurang lebih dua jam perjalanan, sampailah kami ke pos di Cibodas. FYI, Cibodas adalah salah satu pos pendakian selain Gunung Putri dan Jalur Selabintana. Jalur Cibodas ini agak landai, namun lebih jauh. Berbeda dengan Gunung Putri yang lebih pendek dan lebih curam. Jalur Selabintana adalah jalur yang kurang populer di kalangan pendaki. Tentu saja sebagai pendaki pemula, pilihan kami jatuh pada pos Cibodas.

Kandang Badak Gunung Gede
Tempat Perkemahan Kandang Badak, Gunung Gede (Follow juga Twitter @puppytraveler, instagram @puppytraveler, atau like Facebook page Puppy Traveler ya)

Perjalanan pertama adalah menuju tempat camping. Ada 4 lokasi camping yang biasa disinggahi para pendaki, yaitu Kandang Batu, Kandang Badak, kawasan dekat air panas, dan puncak Gunung Gede. Sedangkan satu lokasi camping lainnya yang juga merupakan padang edelweiss, Surya Kencana, biasa disinggahi oleh pendaki yang melalui jalur Gunung Putri. Kami lebih memilih Kandang Badak dengan pertimbangan dekat dengan puncak, dekat dengan sumber mata air, dan lebih ramai. Perjalanan mendaki Gunung Gede tergolong mudah karena tak banyak percabangan jalan, sehingga memperkecil kemungkinan pendaki tersesat. Itulah mungkin alasan mengapa Gunung Gede banyak disarankan kepada pendaki pemula yang ingin merasakan sensasi naik gunung.

Gunung Gede
Padang edelweiss dan bumi perkemahan Surya Kencana, Gunung Gede (Follow juga Twitter @puppytraveler, instagram @puppytraveler, atau like Facebook page Puppy Traveler ya)

Jadi, rute pendakian Gunung Gede yang kami lalui dapat disimpulkan seperti berikut:

  • Jakarta – Cibodas (sekitar 2-2,5 jam dengan menggunakan mobil/kendaraan)
  • Cibodas – Lokasi perkemahan Kandang Badak (sekitar 5-8 jam dengan berjalan kaki mendaki gunung)
  • Kandang Badak – Puncak Gunung Gede (2-4 jam dengan berjalan kaki mendaki gunung)
Baca juga:  Cave Tubing Gua Kalisuci

Halaman berikutnya, pemandangan spektakuler selama pendakian Gunung Gede!

9 COMMENTS

  1. Kayaknya bisa dijadiin alternatif selain ke papandayan untuk pendaki pemula ya gunung gede ini 😀 Levelnya sih kayaknya lebih mudah Gunung Papandayan 😀

  2. Setuju, semudah apapun tracknya, gunung tetaplah gunung, pemula atau yang berpengalaman tetap harus punya persiapan untuk mengakrabinya.

LEAVE A REPLY