Bird’s-Eye View Pantai Indrayanti dari Bukit Watu Gilap

7
Bukit Watu Gilap Pantai Indrayanti
(Follow juga Twitter @puppytraveler, instagram @puppytraveler, atau like Facebook page Puppy Traveler ya)

“There is nothing insignificant in the world. It all depends on the point of view.” – Johann Wolfgang von Goethe

Gunung Kidul, Jogja. “Ke Pantai Indrayanti!” semua teman-teman peserta suatu training di Magelang sepakat menentukan tempat jalan-jalan di hari kejepit nasional. Semua tampak antusias kecuali saya. Indrayanti lagi, Indrayanti lagi. Bosan ah. Bukannya sombong, saking populernya pantai ini, saya selalu diminta menemani teman-teman saya ke pantai ini ketika mereka ingin jalan-jalan ke Gunung Kidul. Sudah tidak terhitung lagi saya mengunjungi pantai ini. Kan saya pengen mengunjungi pantai lainnya. Masih banyak pantai lain di Wonosari selain Pantai Indrayanti. Dan sekarang, teman sekelas mengajak ke pantai itu lagi. Masak saya menolak hasil musyawarah mufakat? Bertentangan dengan nilai-nilai Pancasila dong. Tak diduga, ternyata ada spot di dekat Pantai Indrayanti yang mempunyai pemandangan bagus yang belum pernah saya datangi, yaitu Bukit Watu Gilap.

Setelah bus rombongan kami tiba di Pantai Indriyanti, kekecewaan saya langsung melonjak tajam. Bukan karena bosan mengunjungi pantai ini, tapi kondisi pantai ini sudah tak seindah dulu. Iya, dulu hanya terdapat beberapa bangunan gubuk beratap jerami di Pantai Indriyanti. Bangunan ini lumayan mempercantik Pantai Indrayanti karena memberi kesan tropis yang eksotis. Sekarang? Di pinggir pantai banyak didirikan bangunan bertembok dan dibuat asal-asalan dengan tata letak yang tak karuan pula tanpa mempedulikan nilai estetika. Ah, makin bosan mengunjungi pantai ini.

Kemudian saya naik ke bukit di sebelah kanan Pantai Indrayanti. Tujuannya hanyalah ingin menyendiri menjauh dari keramaian manusia yang memenuhi pantai. Ingin menikmati ombak laut selatan di Gunung Kidul yang menurut saya merupakan salah satu ombak yang terindah di Indonesia. Satu demi satu anak tangga saya naiki. Tiba-tiba mata saya tertuju pada sebuah tulisan “Selamat datang di Bukit Watu Gilap”. Hmmm.. Ternyata bukit mini ini punya nama juga, seolah tak mau kalah dengan pantai-pantai di Wonosari lainnya.

Baca juga:  Empat Kali ke Goa Gong dan Masih Takjub

Bukit Watu Gilap merupakan bukit kecil yang memisahkan Pantai Indrayanti dan Pantai Ngandong. Dari namanya, kemungkinan arti Bukit Watu Gilap adalah Bukit Batu yang Gemerlap. Correct me if i’m wrong ya. Di puncak bukit, kita dapat menyaksikan pemandangan bird eye view Pantai Indrayanti di sebelah timur, Pantai Ngandong di sebelah barat, ombak laut selatan di sebelah utara, dan perbukitan kapur Gunung kidul di sebelah utara. And we stand in the middle under the spotlight ala-ala artis di panggung.

Pantai Indrayanti
Pantai Indrayanti dilihat dari atas Bukit Watu Gilap (Follow juga Twitter @puppytraveler, instagram @puppytraveler, atau like Facebook page Puppy Traveler ya)

Kecintaan saya pada Pantai Indrayanti lambat laun mulai tumbuh kembali. Pemandangan dari atas bukit jauh lebih bagus daripada pemandangan di bawah pantai. Tembok-tembok berantakan di pantai seolah-olah tertutupi oleh indahnya tanaman pandan berduri liar yang tumbuh di bukit. Ban sepeda yang dijadikan pagar juga memberikan kesan eksotis pada bukit ini. Di ujung selatan bukit juga terdapat bongkahan batu yang menjadi spot bagus buat narsis, tapi agak berbahaya karena batunya mudah terbelah dan runtuh. Beberapa pengunjung diingatkan oleh penduduk lokal untuk membatasi orang yang duduk di ujung bukit karena bisa runtuh tiba-tiba. Saya sih ogah narsis di batu itu. Safety first. Walaupun tidak duduk narsis ke ujung batu, saya sangat puas berada di puncak Bukit Watu Gilap. Pemandangannya tak kalah memukau. Ah, Pantai Indrayanti kembali cantik seperti dulu lagi. Aku CLBK padamu!

Pantai Indrayanti
Tempat yang cocok untuk merenung (Follow juga Twitter @puppytraveler, instagram @puppytraveler, atau like Facebook page Puppy Traveler ya)

Namun, saya tetap konsisten pada tujuan utama saya pergi ke puncak bukit ini: merenung sambil menatap ombak cantik di lautan. Menanti kapal pembawa sejuta harapan tiba, yang sepertinya memang tak akan pernah tiba. Kapal itu karam terhempas ombak, bersama dengan sejuta harapan yang dibawanya. Hanya hembusan angin yang datang menghampiri. Angin itu tersenyum manis kepadaku sembari berbisik lembut ke telinga “Syukurin, harapanmu sirna.”

Baca juga:  Pantai Klayar, Mirip Pantai di Mediterania?

Halah apa sih? Baeklah, sok atuh ke Bukit Watu Gilap. Nikmati sendiri sisi lain Pantai Indrayanti. Bhay!!!

SHARE

7 COMMENTS

  1. Cakep viewnya dari udara πŸ˜€ Belom pernah main kesini deh~ Kemarin waktu ke yogya belum sempat mampir ke pantai sama sekali 😐

  2. Pantai indrayanti ini yang di yogyakarta kan? Pantai di selatan yogyakarta memang cantik cantik ya ^^ Pantes saja banyak yang mau berlibur ke Yogya πŸ˜€

  3. Aku kebetulan ngaksuka ama pantai yg terlalu rame, coz takut kalo pas daku pamer aurat ntar banyak yg nyolek2.
    Dan di indrayanti ini, daku sempet stress melihat tumpukan manusia macam cendol. Akhirnya hanya hitungan 2 menit, daku yg tampan ini masuk mobil lagi dan cabut ke jogja

LEAVE A REPLY