Jebakan Batman Hotel Kapsul di Tokyo, Jepang!

4
Capsule Hotel Shinjuku 510
Capsule Hotel Shinjuku 510 (Foto diambil dari galeri foto di depan hotel)

“The only thing that I’m obsessed with is sleeping, and actually, it is more than an obsession, it is a pleasure.” – Christian Bale

Tokyo, Jepang. Mimpi untuk tidur, bukan tidur untuk bermimpi. Suatu keadaan yang terbalik di mana saya bermimpi untuk tidur. Mimpi yang sejak lama ingin saya wujudkan, yaitu tidur di sebuah kapsul di negara matahari terbit. Kala itupun tiba. Benar-benar sebuah mimpi yang menjadi kenyataan bagi saya bisa tidur dan menginap di hotel kapsul (capsule hotel), salah satu hotel paling unik di dunia yang pertama kali dipelopori oleh Capsule Inn di kota Osaka, Jepang. Konsepnya yang sangat unik, yaitu bermalam di dalam sebuah kapsul, menciptakan sensasi tersendiri bagi para pelancong dari seluruh dunia. Namun begitu, ada “jebakan batman” yang harus dipertimbangkan jika kita ingin menginap di hotel kapsul. Apa “jebakan batman” tersebut?

Kuliah saya di Atlanta, Amerika Serikat telah berakhir. Tibalah saat di mana saya harus meninggalkan kota dengan sejuta kenangan ini dan kembali ke tanah air. Pernah merasakan pindah kota? Beda dengan packing barang sewaktu traveling yang hanya membawa barang ala kadarnya, pindahan ke kota lain membutuhkan energi ekstra untuk mengemas barang-barang yang luar biasa banyaknya. Berat memang membawa koper berisi barang-barang saya tersebut ke bandara, namun lebih berat lagi hati ini meninggalkan kota Atlanta. Walaupun Bandara Hartsfield–Jackson Atlanta International Airport merupakan merupakan salah satu hub utama di Amerika Serikat, tidak menjamin bandara tersibuk di dunia ini mempunyai penerbangan langsung ke Indonesia. Akhirnya, saya dan teman-teman saya diberi pilihan kota transit untuk kembali ke Indonesia: Tokyo atau Seoul.

Baca juga:  Menyaksikan Tarian Tradisional Kamboja

Saya pernah ke Tokyo sebelumnya (baca di sini) dan belum pernah menginjakkan kaki ke Seoul. Dalam hati, saya lebih memilih untuk transit di Seoul karena belum pernah ke sana sebelumnya. Namun, saya harus menghilangkan ego saya tersebut karena teman-teman saya yang lain lebih memilih Tokyo sebagai kota transit kami. Akhirnya, kami pun memutuskan Tokyo sebagai kota transit sebelum pulang ke Indonesia.

Karena pernah ke Tokyo, saya pun ditunjuk oleh teman-teman saya sebagai tour leader kami. Tugas saya adalah bagaimana jalan-jalan singkat di Jepang ini menjadi sesuatu yang menyenangkan, mulai dari menentukan tempat jalan-jalan selama transit di Tokyo, sampai dengan mencarikan tempat penginapan di Tokyo. Hmmm, saatnya mewujudkan impian dan ambisi terpendam saya selama ini: menginap di hotel kapsul! Yay!

Halaman berikutnya, hotel kapsul di Tokyo letaknya di mana?

1
2
3
SHARE

4 COMMENTS

LEAVE A REPLY