Palembang: Eat, Eat, Eat, RepEat

3
Palembang

“Work and play they’re never okay to mix the way we do” – (Work by Jimmy Eat World)

Palembang, Sumatera Selatan. Sepenggal lirik lagu di atas selalu terngiang di kepala ketika saya mendapat tugas kantor ke luar kota. Senang karena bisa pergi ke luar kota gratis. Tidak puas karena banyak pekerjaan yang harus dilakukan sehingga harus mencuri-curi waktu untuk bisa tetap jalan-jalan dengan waktu yang amat sangat terbatas. Well, setiap hal pasti ada konsekuensinya. Kali ini saya akan membahas jalan-jalan singkat di kota Palembang di sela-sela kesibukan yang sangat menyita waktu. Berikut adalah beberapa tempat yang sempat saya kunjungi selama berada di bumi Sriwijaya.

Jembatan Ampera, Palembang
Jembatan Ampera, Palembang

1. Jembatan Ampera

Jembatan yang merupakan ikon wisata kota Palembang ini diresmikan pada tahun 1965 dengan nama awal Jembatan Bung Karno. Pergolakan politik membuat nama jembatan tersebut diganti menjadi Jembatan Ampera (singkatan dari Amanat Penderitaan Rakyat) pada tahun 1966 dan bertahan hingga sekarang. Sebenarnya saya sangat ingin mengunjungi jembatan ini pada siang hari. Namun, teman saya menyarankan lebih baik datang malam hari. Selain warna-warni lampu yang silih berganti menghiasi jembatan Ampera dengan indahnya, sampah-sampah di Sungai Musi pun tak tampak karena tertutup oleh gelapnya malam.  Plus, saat itu dapat bonus bulan purnama. Indahnya plus.. pluss.. plus banget deh…

Tempat terbaik untuk melihat Jembatan Ampera adalah sepanjang pinggir sungai di depan Benteng Kuto Besak. Di sini kita bisa mengambil foto Jembatan Ampera dari berbagai angle, serta bisa mengambil foto tulisan “Ampera” yang menghiasi jembatan ini.

Halaman selanjutnya, 2. Sungai Musi, sungai terpanjang di Sumatera

Baca juga:  Uniknya Pulau Batu Berlayar, Belitung

3 COMMENTS

LEAVE A REPLY