Pusentasi, Sink Hole yang Membentuk Laguna

4
“Beware of little expenses. A small leak will sink a great ship.” – Benjamin Franklin

Pusentasi, Donggala, Sulawesi Tengah. Hampir frustasi sebenarnya jalan-jalan di tempat yang lumayan susah transportasi umumnya. Perlu kenekadan, keberanian, ilmu tawar menawar harga yang kece (saya bukan traveler yang sekece itu tentu saja hehehe). Apalagi informasi dari penduduk lokal pun kurang begitu membantu. Cara menuju Pusentasi sempat bikin saya ragu, kapakah perlu melanjutkan perjalanan ke sana. Transportasi umumnya lumayan susah, walaupun akhirnya sampai juga ke Pusentasi sih. Naik Ojek. Eh, sebelum lanjut cerita, apa sih Pusentasi itu? Kok namanya mirip-mirip singkatan lembaga pemerintah ya?

Pusentasi atau Pusat Laut adalah salah satu tempat wisata bahari yang terletak di Desa Towale, Kecamatan Banawa, Kabupaten Donggala, Sulawesi Tengah. Obyek wisata ini dapat ditempuh selama 30 menit dari pusat kota Donggala atau 2 jam dari kota Palu, Sulawesi Tengah.

Pusentasi atau Pusentase?

Kalau googling di internet, kita akan dibingungkan dengan nama tempat wisata ini, apakah Pusentasi atau Pusentase. Mari kita telisik lebih mendalam. Nama tempat wisata ini terkenal dengan sebutan Pusat laut. Berdasarkan info yang saya peroleh dari Lembaga Geografi Planet Pluto atau disingkat Legeto… rrrr.. (Nggak ding, informasi ini saya dapat dari bertanya ke tukang ojek kok hihihi), Pusat kalau diterjemahkan dalam bahasa Kaili berarti Puse, sedangkan Laut jika diterjemahkan dalam bahasa Kaili berarti Tasi (FYI, Kaili adalah suku asli Sulawesi Tengah). Jadi, Pusat Laut kalau diterjemahkan dalam Bahasa Kaili berarti Pusentasi. Setuju nggak? Saya sih ikut mahzab Pusentasi bukan mahzab Pusentase, kamu?

Sink Hole

Sink hole atau tanah ambles inilah yang menjadi daya tarik utama Pusentasi. Sebuah lubang besar menganga mirip kolam yang terisi air laut yang konon terdapat terowongan yang menghubungkan lubang ini ke laut. Banyak juga yang menyebut sink hole ini sebagai sumur laut. Panasnya cuaca khas pesisir sembari melihat birunya sumur laut seakan menyihir kita untuk segera loncat ke dalam lubang raksasa ini. Byurrr… Jangan khawatir, disediakan tangga untuk menuju ke daratan lagi kok bagi pengunjung yang ingin berenang di lubang ini.

Baca juga:  Iseng tapi Asyik: Pantai Lancing, Lombok
sink hole itu. Seger ya ngeliatnya?

Pantai Pasir Putih

Selain sink hole, terdapat pasir putih yang indah tak jauh dari sumur laut. Jika kita berjalan ke arah kanan sink hole, sekitar 300 meter ke arah kanan, terdapat satu lagi pantai pasir putih yang lebih indah, yaitu Pantai Bone Bula. Jika ingin snorkeling di pantai ini juga bisa, walaupun kondisi terumbu karangnya biasa saja dengan arus (yang saat itu) lumayan besar.

Pantai Pasir Putih Bone Bula yang lokasinya tak jauh dari sink hole

Cara Menuju Pusentasi

Perjalanan menuju ke Pusentasi sendiri naik turun bukit dengan kondisi jalan yang kadang mulus kadang terjal. Sewa ojek atau sewa mobil adalah pilihan yang paling tepat (menurut saya) untuk menuju Pusentasi, mengingat susahnya transportasi umum ke Pusentasi. Waktu itu, saya menggunakan jasa ojek dari Donggala dengan tarif 50ribu. Jika teman-teman ingin menggunakan ojek dari Donggala bisa menghubungi Bang Indra, nomernya kosong delapan satu dua 45401999. Orangnya gondrong dan penampilannya agak slenge’an. Tapi sebenarnya orangnya baik banget. Waktu itu, saya juga diajak beliau ke air terjun tersembunyi yang masih alami belum terjamah wisatawan.

So, a small leak will sink a great ship, biar pelik yang penting oke sip #pantun #jayus #biarin #bye

Foto/Gambar Lengkap Pusentasi/Pusentase

4 COMMENTS

LEAVE A REPLY