Snorkeling di Pulau Pari

0
“Individually, we are one drop. Together, we are an ocean.” – Ryunosuke Satoro
Pulau Pari, Kepulauan Seribu, DKI Jakarta. Awalnya saya tahu pulau ini karena menjadi persinggahan sementara kapal dari Muara Angke menuju Pulau Pramuka. Air di dermaga Pulau Pari yang agak keruh membuat saya tidak begitu tertarik mengunjungi pulau ini. Itu dulu. Karena sakaw ingin mencelupkan kepala ke air laut, akhirnya saya tergoda juga mengunjungi Pulau Pari. Dan ternyata…?

Ternyata lumayan menarik kok. Perjalanan dari Muara Angke menuju Pulau Pari memakan waktu sekitar 1,5 jam menggunakan kapal kayu. Hampir setengah perjalanan menuju Pulau Pramuka. Hal ini yang mungkin salah satu keunggulan Pulau Pari dibanding Pulau Pramuka: jaraknya yang lebih dekat dengan Jakarta.

Kapal berangkat dari Muara Angke pukul 8 pagi. Jam keberangkatan ini bervariasi tergantung ramainya penumpang dan kapal. Sesampainya di Pulau Pari, kita bisa bersepeda mengelilingi pulau yang berukuran tak seberapa besar ini. Fasilitas di Pulau Pari tak kalah lengkap dibanding Pulau Pramuka maupun Pulau Tidung, dalam artian kita bisa mendapatkan kebutuhan dasar makhluk masa kini seperti sandang, pangan, papan, listrik, dan sinyal telepon seluler.

Siang hari setelah makan siang, acara pun dilanjutkan dengan aktivitas yang sudah saya tunggu-tunggu, apalagi kalau bukan snorkeling melihat pemandangan bawah laut Pulau Pari. Yuk maree rame rame asal jangan mareh mareh.. byur…

Halaman berikutnya, snorkeling dan keindahan terumbu karang Pulau Pari

Baca juga:  Travelling to The World Heritage Ujung Kulon
1
2
SHARE

LEAVE A REPLY