Tawangmangu: Air Terjun, Sate Kelinci, Sate Landak

0

“Many a calm river begins as a turbulent waterfall, yet none hurtles and foams all the way to the sea.” – Mikhail Lermontov

Tawangmangu, Solo. Banyak sekali obyek wisata menarik di Solo. Salah satu tempat wisata yang wajib dikunjungi kalau sedang jalan-jalan ke Solo adalah Tawangmangu. Alam pegunungan yang sejuk menawarkan sensasi yang berbeda selain wisata Kota Solo yang lebih ke arah budaya dan belanja. Air terjun yang indah adalah alasan utama mengunjungi Tawangmangu, tapi yang membuat lokasi wisata ini menjadi unik adalah karena sate landak dan sate kelinci!

Tawangmangu sebenarnya adalah nama salah satu kecamatan di Kabupaten Karanganyar, Karesidenan Surakarta (Solo). Berada di kaki Gunung Lawu, Tawangmangu menawarkan alternatif wisata pegunungan yang sejuk. Lokasi kawasan wisata air terjun dan pegunungan ini hanya satu jam dari Kota Solo.

Grojogan Sewu

Salah satu obyek wisata andalan Tawangmangu adalah Air Terjun Grojogan Sewu. Secara harfiah arti Grojogan Sewu adalah Air Terjun Seribu (Grojogan = Air Terjun, Sewu = Seribu), walaupun sebenarnya jumlahnya tak sampai sepuluh hehehe…

Air Terjun Grojogan Sewu, Tawangmangu
Air Terjun Grojogan Sewu, Tawangmangu

Air yang berasal dari sumber mata air alami di Grojogan Sewu ini sangat segar. Pengunjung bisa mandi dan berenang di dekat air terjun. Selain itu, pengunjung pun juga bisa berenang di kolam renang di dekat air terjun ini.

Menurut saya, datang ke Tawang mangu di saat peralihan musim adalah waktu yang tepat. Mengapa? Kalau datang saat musim kemarau, debit air terjunnya sangat kecil. Sehingga mengurangi keindahan pemandangan Grojogan Sewu. Kalau datang pada musim penghujan, tentu saja hujan sangat mengganggu aktivitas wisata kita di sini. Tiket masuk ke Air Terjun Grojogan Sewu ini hanya Rp6ribu (domestik) dan Rp19ribu (mancanegara). Murah kan?

Baca juga:  Sangiran, "Jurassic Park"-nya Indonesia

Salah satu hal yang membanggakan ketika sampai di pintu keluar Grojogan Sewu adalah tulisan yang terpampang nyata yang menyebutkan bahwa kita telah berhasil turun dan naik anak tangga berjumlah 1.250 buah!! Yup, sejuknya udara dan indahnya pemandangan di sini membuat kita melupakan rasa lelah bahwa kita telah melalui 1.250 anak tangga Grojogan Sewu.

Sate Kelinci, Sate Landak, Sate Ayam

Ini yang membuat Tawangmangu terkenal: sate landak. Kalau jeli, di dekat-dekat pintu masuk menuju Grojogan Sewu akan terlihat warung yang menjual sate ini, selain penjual sate landak di lokasi lain di Tawangmangu tentu saja. Saya masih belum tahu apakah landak termasuk hewan yang dilindungi karena terancam punah atau tidak, karena ada beberapa versi yang menyebutkan bahwa landak termasuk hewan yang dilindungi, versi lain menyebutkan bahwa status landak masih aman. Karena ragu-ragu, sampai sekarang saya belum mencoba sate landak hehehe.

Sate terkenal lainnya adalah sate kelinci. Bagi yang tidak tega makan sate kelinci, beberapa penjual juga menyediakan sate ayam. Dingin-dingin, makan sate sambil menikmati pemandangan air terjun Grojogan Sewu benar-benar suatu hal yang saya kangenin dari Tawangmangu. Harga sate ayam, kelinci, dan landak ini antara Rp8-20ribu per porsi. Mureeeh….

Sate Kelinci Tawangmangu
Sate Kelinci khas Tawangmangu

Belanja

Di dekat terminal Tawangmangu terdapat pasar yang lumayan megah. Bagi yang suka belanja, di sini merupakan tempat yang tepat kalau ingin mencari oleh-oleh. Selain itu, di sekitar Air Terjun Grojogan Sewu juga banyak pedagang yang menjual buah-buahan, bunga, dan cinderamata khas tawangmangu. Harganya sudah sangat murah menurut saya, tapi dengan tawar-menawar, kita bisa mendapatkan harga yang super duper murah.

Manggis Tawangmangu
Manggis manis di Tawangmangu

Cara Menuju Tawangmangu

Baca juga:  Solo Traveling ke Pantai Balekambang, Malang

Cara termudah dan murah untuk menuju ke Tawangmangu adalah melalui Terminal Tirtonadi, Solo. Di sini, banyak bus jurusan Solo – Tawang Mangu. Pastikan tanya ke awak bus jam terakhir operasi bus dari Tawangmangu kalau hanya jalan-jalan sehari saja tanpa menginap. Kalau kehabisan bus? Menginap di villa-villa di Tawangmangu juga jadi alternatif yang bagus untuk menikmati sejuknya udara pegunungan.

Alternatif lain adalah dengan menggunakan/sewa sepeda motor atau mobil di Solo. Jarak tempuh Tawangmangu dari Solo hanya satu jam saja. Namun demikian, pastikan bahwa anda mahir mengendarai kendaraan bermotor di jalanan pegunungan yang berkelok-kelok, banyak tanjakan, dan banyak tikungan.

Kalau mau lebih fleksibel jalan-jalan ke Tawangmangu/Solo bisa minta tolong tour guide Mbak Ninik (Telp/WA 085647189024) buat anterin kamu kemana-mana.

Tip

1. Bawa payung untuk jaga-jaga kalau tiba-tiba hujan

2. Jangan membawa makanan yang sangat tampak terlihat mata. Masukkan makanan ke dalam tas. Mengapa? Di kawasan Grojogan Sewu banyak monyet/kera berkeliaran. Mereka tidak akan mengganggu kalau kita tidak mengganggu mereka. Bahkan, mereka adalah foto model terbaik buat saya hahaha… Tapi mereka akan mendatangi kita kalau kita membawa makanan yang tampak oleh mereka.

3. Bawa baju ganti kalau ingin berenang di air terjun Grojogan Sewu

Gambar/Foto Lengkap Grojogan Sewu, Tawangmangu, Solo

LEAVE A REPLY