Sedikit Waktu Untuk Melihat Sang Ikon: Menara Kembar Petronas

0

“A well-ordered life is like climbing a tower; the view halfway up is better than the view from the base, and it steadily becomes finer as the horizon expands.” – William Lyon Phelps

Jalan-jalan ke Petronas Tower. Sangat mainstream memang kalau jalan-jalan ke Malaysia mengunjungi ikon pariwisata Kuala Lumpur, yaitu menara kembar Petronas. Tapi mau bagaimana lagi, desain bagunan Menara Petronas ini memang benar-benar wah, sangat layak masuk dalam daftar tempat wisata menarik di Kuala Lumpur, Malaysia. Sampai sekarang, menara kembar ini pun masih memegang rekor sebagai gedung tertinggi di Asia Tenggara. Apalagi, lokasi Petronas Tower yang di pusat kota pun sangat memudahkan kita untuk mengunjunginya.

Obyek wisata di Kuala Lumpur ini sangat terkenal hingga ke mancanegara. Siapa sih yang tidak tahu Menara Petronas/Petronas Tower? Waktu itu, kami hanya mempunyai waktu beberapa jam saja untuk mengunjungi menara kembar Petronas. Kalau tidak, kami bakal ketinggalan pesawat terbang ke Jakarta. Walaupun lokasi Petronas berada di pusat kota, jarak dari Genting Highland menuju ke lokasi Petronas ini memerlukan waktu yang lumayan juga. Sebelum ke menara ini, kami memang berkunjung ke Genting Highland terlebih dahulu.

Sesampainya di stasiun MRT di dekat Petronas Tower, ternyata cuaca sedang hujan. Waduh… Mana dikejar-kejar waktu supaya tidak ketinggalan pesawat, sesampainya di tempat tujuan malah hujan pula. Entah mantra dari pawang hujan mana saya juga tidak tahu, tiba-tiba hujan sedikit demi sedikit mereda dan akhirnya kami bisa berfoto-foto narsis di bawah menara kembar ini.

Tidak ada larangan bagi pengunjung untuk berfoto-foto di sekitar Menara Kembar Petronas. Masalahnya, untuk menaiki jembatan penghubung menara kembar (skybridge) dan menara pandang (observation deck) di atas gedung Petronas hanya diperbolehkan pada waktu-waktu tertentu saja. Kita juga harus rela mengantre untuk naik skybridge dan observation deck ini. Tiket dijual terbatas dan pengantre pertama mendapat tiket pertama. Berdasarkan pengalaman seorang teman, dia harus mengantre dari pukul 07.00 supaya mendapatkan tiket.

Baca juga:  Menikmati Seoul Dengan Cara Berbeda

Selain berfoto-foto dan menyaksikan skyline Kuala Lumpur dari atas gedung, pengunjung juga bisa melakukan wisata belanja di sekitar menara ini. Bagi penggemar produk-produk bermerek, Suria KLCC yang berada persis di bawah menara kembar ini merupakan tempat yang tepat untuk berbelanja. Segala macam produk seperti fashion dari perancang busana dalam negeri dan luar negeri tersedia di outlet-outlet di dalam mal ini.

Sewaktu berangkat, kami menemukan iklan dengan Bahasa Malaysia yang mungkin agak aneh di telinga kita “Syoknya sekolah”. Masak disuruh sekolah malah kaget (shock/syok)? Ternyata “syok” artinya “fun”, “happy”, atau “good”… Bahasa sih boleh mirip dengan Bahasa Indonesia, tapi kalau melihat dan mendengar beberapa perbedaan kata seperti ini berasa lucu aja hahaha…

Kuala Lumpur Malaysia
Sekolah yang bikin shock… Eaaa…

Jalan-jalan ke Petronas Tower, Kuala Lumpur, Malaysia ini merupakan bagian perjalanan saya ke 5 kota di 3 negara: Vietnam, Kamboja, Malaysia. Panduan lengkap jalan-jalan ke Petronas Tower, Kuala Lumpur, Malaysia bisa dibaca di sini.

SHARE

LEAVE A REPLY