Jan 292013
 

Apsara Dance Kamboja

Jalan-jalan ke Siem Reap, Kamboja. Hampir setiap negara pasti mempunyai tarian khas. Begitu pula Kamboja. Negara ini memiliki beberapa tarian tradisional yang cukup terkenal. Berkunjung ke Siem Reap tak lengkap rasanya kalau tidak melihat tarian tradisional Kamboja yang juga diiringi dengan alat musik tradisional Kamboja. Sembari jalan-jalan malam mengitari kota, saya pun tak mau melewatkan kesempatan untuk melihat  tarian tradisional ini. Berikut ini adalah beberapa tarian tradisional Kamboja yang dapat disaksikan di Kota Siem Reap.

1. Apsara Dance

Apsara Dance adalah tarian paling terkenal di Kamboja yang diciptakan pada di tahun 1940-an oleh Ratu Sisowath Kossamak. Tarian ini merupakan tarian klasik yang terinspirasi oleh ukiran dan patung-patung bidadari di Angkor. Nama “Apsara” sendiri diambil dari nama bidadari awan dan air dalam mitologi Hindu dan Buddha. Oleh karena itulah, para penarinya pun juga perempuan-perempuan cantik bak bidadari.

Apsara Dance Cambodia

Apsara Dance

2. Blessing Dance

Blessing dance juga ditarikan oleh beberapa penari perempuan yang cantik. Awalnya, tarian ini digunakan oleh kerajaan untuk mengusir roh-roh jahat dan juga untuk memberkati kerajaan. Sekarang, tarian ini biasa dilakukan pada awal pertunjukan dan acara khusus, seperti pernikahan, untuk memberkati acara tersebut dan juga untuk menyambut para tamu. Selama pertunjukan, para penari menabur bunga ke arah penonton. Hal ini dilakukan dengan harapan membawa kedamaian, kemakmuran, dan kesehatan bagi para penonton.

Blessing Dance Cambodia

Blessing Dance

3. Coconut Shell Dance

Dapat ditebak dari namanya, Coconut Shell Dance menggunakan batok atau tempurung kelapa. Para remaja pria dan wanita menarikan tarian ini menggunakan dua tempurung kelapa di kedua tangannya dengan gerakan-gerakan seperti dalam permainan anak-anak.

Coconut Shell Dance Cambodia

Coconut Shell Dance

4. Pailin Peacock Dance

Pailin Peacock Dance menggambarkan kehidupan suku Kula di Provinsi Pailin Kamboja dan sepasang merak sebagai hiburan mereka. Sepasang merak tersebut menari-nari di hadapan dua pasang kekasih yang mengenakan baju dan payung tradisional yang tampak begitu menikmati hiburan yang dipersembahkan oleh kedua merak tersebut.

Pailin Peacock Dance Cambodia

Pailin Peacock Dance

5. Ream Liak and Joop Liak Dance

Tarian ini menceritakan Ream dan Joop Liak dalam cerita Ramayana versi Kamboja. Tarian ini diperankan oleh empat penari, dua diantaranya berperan sebagai pemanah. Dua penari lainnya berperan sebagai kera putih dan kuda putih. Ceritanya sih klise, di mana kejahatan pasti kalah sama kebaikan. Si kuda diperlakukan tidak baik oleh si kera, kemudian si kuda menangis. Pemanah yang mengetahui hal tersebut langung menanyakan ke si kuda. Setelah perlawanan panjang, akhirnya si kera kalah dan bertekuk lutut.

Ream Liak and Joop Liak Dance Cambodia

Ream Liak and Joop Liak Dance

6. Fishing Dance

Fishing Dance adalah tarian yang lumayan menghibur. Banyak adegan-adegan jenaka yang walaupun tanpa kata-kata mampu membuat kita tertawa. Tarian ini menggambarkan kehidupan cinta muda-mudi di pedesaan. Para laki-laki digambarkan menggoda wanita pujaannya. Malu-malu tapi mau, si wanita yang awalnya menolak cinta laki-laki tersebut, pada akhirnya mau juga menerima si laki-laki hehehe…

Fishing Dance Cambodia

Fishing Dance

Setelah pertunjukan selesai, pengunjung dapat berfoto-foto bareng para penarinya lho. Bawa pulang penarinya juga boleh… Eaaa… Nggak ding… Cuma bercanda :D

Jalan-jalan ke Siem Reap untuk melihat tarian tradisional Kamboja ini merupakan bagian perjalanan saya ke 5 kota di 3 negara: Vietnam, Kamboja, Malaysia. Panduan lengkap jalan-jalan ke Siem Reap, Kamboja bisa dibaca di sini.


 Leave a Reply

(Wajib Diisi)

(Wajib Diisi)

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>