Trip Penebus Dosa ke Pulau Menjangan, Bali

3

Pelabuhan Ketapang

Setelah hampir 15 jam perjalanan, kereta api Sri Tanjung telah sampailah ke Stasiun Banyuwangi Baru pada pukul 21.40. Hanya beberapa langkah dari stasiun ini sudah kita jumpai Pelabuhan Ketapang untuk menyeberang ke Pelabuhan Gilimanuk Bali. Tapi, saya menggelandang dulu di Banyuwangi dan tidak langsung menyeberang karena ingin menunggu sunrise keesokan harinya. Karena datang malam hari dan ingin menyeberang pagi-pagi sekali, dan menginap di hotel sepertinya merupakan pilihan yang sangat nanggung, saya pun tidur di dekat mushola di pelabuhan bersama beberapa penumpang lainnya yang menunggu kapal yang berangkat pagi hari. Sepertinya sih aman tidur di pelabuhan Ketapang, buktinya barang-barang saya tidak ada yang hilang hehehe… *jangan dicontoh kalau ragu dengan keamanan pelabuhan*.

Kapal ferry dari Pelabuhan Ketapang menuju Pelabuhan Gilimanuk tersedia selama 24 jam non stop. Kapal berangkat tiap 12 menit dengan tarif Rp6.000/penumpang dari Pelabuhan Ketapang. Jadi tak perlu khawatir ketinggalan kapal.

Suasana di Ketapang sendiri sangat ramai. Mobil, truk, dan penumpang lalu lalang di pelabuhan ini tanpa henti. Beberapa hotel, rumah makan, dan warnet juga tersedia di sekitar Stasiun Banyuwangi Baru dan Pelabuhan Ketapang ini. Bahkan, kita bisa menjumpai Alfamart dan Indomart yang buka 24 jam di sekitar Pelabuhan Ketapang ini.

Ketapang Gilimanuk
Suasana pagi di Pelabuhan Ketapang – Gilimanuk dengan Gunung Ijen sebagai latar belakangnya

Pelabuhan Gilimanuk

Setelah perjalanan selama setengah jam dari Pelabuhan Ketapang ke Pelabuhan Gilimanuk, sampailah saya di Pulau Bali. saya pun keluar dari Pelabuhan Gilimanuk untuk mencari ojek. Sebelum keluar, kita akan dicegat oleh petugas pelabuhan untuk ditanyai Kartu Tanda Penduduk/KTP kita. Ingat ya… BAWA KTP kalau mau menyeberang ke Bali. Pernah teman saya membawa Surat Ijin Mengemudi/SIM sebagai pengganti KTP, dan DITOLAK sama petugasnya. Walaupun pada akhirnya diperbolehkan juga dengan dimarah-marahin terlebih dahulu. Tapi kan rempong juga kalau kelamaan di pelabuhan gara-gara hal sepele seperti ini.

Pelabuhan Gilimanuk – Pulau Menjangan

Pulau Menjangan adalah pulau yang masuk dalam wilayah konservasi Taman Nasional Bali Barat. Pulau ini tak berpenghuni manusia tentu saja karena masuk dalam wilayah cagar alam. Namun demikian, di dalam pulau ini terdapat pura-pura (pura dalam artian tempat beribadah, bukan pura-pura tidak tahu dalam perahu) yang digunakan oleh umat Hindu untuk beribadah. Salah satu pura di pulau ini berbentuk perpaduan antara budaya Bali dan China. Selain itu, terdapat pula hewan Menjangan (rusa) yang dilindungi di dalam pulau ini. Namanya juga Pulau Menjangan, masak isinya King Kong hehehe…

Pulau Menjangan Bali
Rusa atau Menjangan yang hidup di dalam Pulau Menjangan, Bali

Ada dua alternatif untuk menyeberang ke Pulau Menjangan. Pertama, kita bisa melalui Labuhan Lalang. Kedua, kita bisa melalui pelabuhan yang dimiliki oleh semacam persatuan nelayan Banyuwedang yang terletak di belakang Mimpi Resort. Labuhan Lalang dan Mimpi Resort ini letaknya lumayan dekat kalau dijangkau dengan menggunakan kendaraan bermotor.

Saya sendiri lebih memilih melalui persatuan nelayan di belakang Mimpi Resort. Alasannya adalah karena harganya yang lebih murah dan tarifnya yang lebih pasti. Kalau di Labuhan Lalang, katanya harganya bisa dipermainkan dan lebih mahal.

Lokasi Pulau Menjangan Bali
Lokasi Pulau Menjangan Bali di sekitar koordinat -8.096516, 114.517746

Alasan lainnya adalah, guide-guide di persatuan nelayan Banyuwedang di belakang Mimpi Resort ini jago-jago di dalam air, ramah-ramah, dan lucu-lucu. Sebagai informasi, saya sudah 3 kali mengunjungi Pulau Menjangan dan puas menggunakan jasa mereka. Beberapa guide di sini bisa membuat gelembung lingkaran seperti gambar di bawah ini lho.

Underwater Pulau Menjangan
Gelembung berbentuk lingkaran yang dibuat oleh bli Dika, guide Pulau Menjangan. Susah gak ya?

Untuk menuju Mimpi Resort/Labuhan Lalang, kita bisa menggunakan angkot dengan tarif sekitar Rp10.000 dari terminal di sebelah Pelabuhan Gilimanuk.  Kalau naik ojek, tarifnya sekitar Rp20.000 – 30.000. Jarak dari Pelabuhan Gilimanuk ke Mimpi Resort/Labuhan Lalang adalah sekitar setengah jam dengan melewati hutan Taman Nasional Bali Barat terlebih dahulu.

Jika berangkat dari Denpasar/Kuta, kita harus naik bus terlebih dahulu dari terminal Ubung ke Gilimanuk sekitar 3 – 5 jam. Kemudian, perjalanan dapat dilanjutkan dengan naik angkot/ojek ke pelabuhan milik persatuan nelayan Banyuwedang yang terletak di belakang Mimpi Resort atau ke Labuhan Lalang untuk menyeberang ke Pulau Menjangan.

halaman berikutnya, keindahan terumbu karang Pulau Menjangan, Bali dan contact person (CP) Pulau Menjangan

1
2
3
SHARE

3 COMMENTS

  1. hi ,,,temen2 yg mo nyoba snorkeling ke menjangan bali..ni ada lagi contac parsonnya; 0852 3883 9596/snorkelingwithkadek@gmail.com.

  2. Sekedar Info aja… Web resmi taman nasional bali barat, ini http://www.tamannasionalbalibarat.co.id. yg la?nnya punya perorangan/agent. Asal dapat cp pemandu resmi taman nasional ga mungkin dapat harga/biaya yg mahal ke pulau menjangan. For info snorkeling ke menjangan, kadek sms/wa 0852 3883 9596. /snorkelingwuthkadek@gmail.com.

LEAVE A REPLY