Feb 182012
 

Candi Sukuh

“Sex is emotion in motion.” – Mae West

Candi Sukuh merupakan peninggalan bersejarah yang unik, berbentuk piramida terpotong, “dijaga” oleh patung-patung yang beraneka ragam, serta dihiasi dengan simbol-simbol seksualitas! Wow… Candi Sukuh dibuka mulai pukul 07.00 sampai pukul 17.00. Sedangkan saya datang ke candi ini sekitar pukul 15.00. Mungkin karena datang pada waktu sore hari, fenomena alam yang jarang sekali saya alami pun terjadi di sini.

Piramida Terpotong

Candi Sukuh berbentuk piramida, akan tetapi terpotong di bagian atasnya. Bentuk piramida ini sangat mirip dengan bentuk piramida suku Maya dan Inca di Amerika Selatan sana. Juga mengingatkan kita pada bentuk piramida di Mesir walaupun yang ini cuil di bagian atasnya hehehe…

Pengunjung dapat naik di bagian atas candi tersebut. Di atas candi ini, terdapat semacam tempat untuk menaruh sesajen, kemenyan, dupa, atau bunga-bunga untuk ritual yang saya sendiri tidak tahu untuk apa.

Candi Sukuh Piramida Terpotong

Piramida Terpotong Candi Sukuh

Simbol Seksualitas

Candi Sukuh dan Candi Cetho (candi lain yang berlokasi dekat dengan Candi Sukuh) merupakan candi Hindu yang mempunyai patung-patung dan relief-relief yang menggambarkan organ-organ seksual manusia. Organ-organ seks ini dinamai Lingga (melambangkan alat kelamin pria) dan Yoni (melambangkan alat kelamin perempuan). Lambang-lambang ini juga mempunyai makna kesuburan.

simbol penis dan vagina

simbol penis dan vagina Candi Sukuh

Patung-Patung yang Misterius

Sebenarnya saya ingin mempelajari relief-relief dan arca-arca di Candi Sukuh lebih jauh karena kata teman saya yang pernah ke sini bilang kalau setiap relief ini menceritakan runtutan suatu peristiwa. Tapi kedatangan saya memang terlalu sore sehingga tidak ada guide yang available menceritakan sejarah yang terlukis di relief dan patung di Candi Sukuh ini. Walhasil… yah nikmati aja pemandangan yang ada (dan foto-foto narsis tentunya hehehe).

Patung Candi Sukuh

Patung Garuda di Candi Sukuh

Serangan Kabut Awan

Karena terletak lumayan tinggi, posisi Candi Sukuh ini pun sejajar dengan awan (yang biasanya kita melihatnya di atas kita itu lho). Pada saat saya ke sini tiba -tiba datang awan kabut yang sangat pekat. Serangan kabut ini seperti menyelimuti candi dengan perlahan, menguasai setiap jengkal area candi, dan akhirnya membuat susasana menjadi sangat gelap.

Ada mitos, kalau terdapat kabut yang datang kemudian dilanjutkan dengan turun hujan di area Candi Sukuh, maka permintaan yang kita ucapkan/pikirkan pada saat itu biasanya dikabulkan. Dan kebetulan memang kabut tersebut berubah menjadi hujan dan sesaat setelahnya merubah suasana menjadi cerah kembali. Sayapun iseng-iseng mengucapkan suatu permintaan. Terkabul syukur, kalaupun tidak juga tidak mas’alah hehehe. Kira-kira saya minta apa hayo waktu itu? #ngikik

Kabut di Candi Sukuh

Serangan Kabut di Candi Sukuh

Rute

Candi Sukuh terletak di Kelurahan Berjo, Kecamatan Ngargoyoso, Kabupaten Karanganyar, satu jam perjalanan dari Kota Solo/Surakarta. Karena terletak di lereng pegunungan, maka jalur yang dilalui pun tipikal jalan-jalan di pegununan yang berkelok-kelok dan menanjak. Untungnya kondisi jalan sudah beraspal halus.

Rute dari arah Solo adalah sebagai berikut: Solo ke arah timur – Jembatan Sungai Bengawan Solo – Jalan Raya Solo Tawangmangu – Karanganyar – Candi Sukuh – Tawangmangu

Nah sebelum sampai ke Tawangmangu terdapat gapura selamat datang di objek wisata Candi Sukuh/Candi Cetho ini di sebelah kiri. Jangan sampai kebablasan ke Tawangmangu ya… Kecuali memang Tawangmangu juga menjadi tujuan jalan-jalan Anda.

Setelah memasuki gerbang selamat datang tersebut, ikuti saja jalanan beraspal menuju Candi Sukuh. Karena minim papan petunjuk, sebaiknya memang harus banyak bertanya kepada penduduk sekitar ketika berada di persimpangan jalan. Biasanya, jalan-jalan ke Candi Sukuh juga dilanjutkan ke Candi Cetho, Air Tejun Jumog, Kemuning, dan Tawangmangu yang letaknya tidak begitu jauh dari Candi Sukuh ini.

So, jangan lewatkan untuk mengunjungi Candi Sukuh ini kalau Anda sedang jalan-jalan ke Kota Solo.

Gambar-gambar/Foto-Foto Lengkap Candi Sukuh


 Leave a Reply

(Wajib Diisi)

(Wajib Diisi)

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>