Feb 152012
 

Nguyahan Beach

“When one is in love, a cliff becomes a meadow” – Ethiopian Proverb

Dari deretan pantai-pantai di Wonosari, Gunung Kidul, Jogja, Ketiga pantai ini mungkin masih belum begitu populer, yaitu Pantai Ngobaran, Pantai Nguyahan, dan Pantai Ngrenehan. Setidaknya bagi saya yang baru tahu kalau ada tiga pantai pasir putih yang indah di selatan Jogja ini dari kakak saya. Juga saya buktikan sendiri pada saat saya kemari masih sangat sepi hanya dikunjungi oleh segelintir manusia saja. Selain indah, ketiga pantai ini  juga sangat unik dan agak sedikit berbeda dengan pantai-pantai Wonosari lainnya. Bagaimana sih wujud ketiga pantai ini?

Pantai Ngobaran

Ini adalah tujuan awal kami sebelum tahu bahwa kalau datang ke Pantai Ngobaran dapat bonus Pantai Ngrenehan dan Pantai Nguyahan. Keunikan Pantai Ngobaran yang membedakannya dengan pantai-pantai di Wonosari lain adalah karena di pantai ini terdapat pura dan patung-patung Kejawen. Tebing-tebing karang yang indah mengingatkan kita pada Uluwatu Bali.

Pantai Ngobaran Wonosari Gunung Kidul

Tebing Pantai Ngobaran

Candi Pantai Ngobaran

Arca-arca di Pantai Ngobaran

Pantai Nguyahan

Kalo saya menyebut Pantai Nguyahan sebagai Rio de Jeneiro de Gunung Kidul hehehe… *Opo toh kuwi mas maksudnya…?* Sewaktu melihat Pantai Nguyahan pertama kali, pikiran saya langsung tertuju pada bukit Sugarloaf di Rio De Janeiro Brazil sana. Sontak saya langsung teriak “Wow… kita dah nyampe Rio de Janeiro!!” walaupun ditanggapin sinis sama teman-teman saya karena dianggap lebay hehehe… Pasir putih plus ombak yang memukau membuat Pantai Nguyahan ini tampak sangat indah. Garis pantainya juga lebih panjang dibanding Pantai Ngobaran dan Ngrenehan.

Pantai Nguyahan Wonosari Gunung Kidul

Pantai Nguyahan dengan tebing "Sugarloaf"-nya hehehe

Pantai Ngrenehan

Pantai Ngrenehan merupakan pantai yang lumayan ramai dengan aktivitas nelayan. Di sini juga terdapat tempat pelelangan ikan dan kepiting yang masih segar… Ikan dan kepiting yang dijual di sini benar benar bikin ngiler…*dan menimbulkan bau amis*

Sedikit berbeda dengan Pantai-pantai Wonosari Lainnya yang mempunyai pasir putih kekuning-kuningan, Pantai Ngrenehan ini mempunyai pasir putih yang agak kecoklatan. Meskipun demikian, butiran pasirnya lebih lembut dibanding pantai-pantai lainnya di deretan selatan Gunung Kidul ini.

Pantai Ngrenehan Wonosari Gunung Kidul

Pantai Ngrenehan yang exotic

Transportasi

Karena sangat minim informasi mengenai angkutan umum ke pantai ini, pilihan kami jatuh pada persewaan mobil (Alif Trans Jogja 0274-7434961). Dan kami pun memang tidak berusaha untuk mencari informasi angkutan umum tersebut. Yah, sepertinya saya memang harus ikhlas menerima nasib sebagai seorang pemalas… *itu bukan nasib, tapi pilihan woi*

Perjalanan ke Pantai Ngobaran – Ngrenehan – Nguyahan ini dapat ditempuh selama 2,5 jam dari pusat kota Jogja. Dengan menggunakan Av4nz@, bensin yang dibutuhkan hanya Rp100ribu saja untuk pulang pergi dan masih sisa lumayan banyak pula.

Rute

Ada 3 macam jalur untuk mencapai pantai-pantai di Wonosari. Jalur Siung-Wediombo, Jalur Baron-Sundak, dan Jalur Ngobaran ini. Ketiga jalur ini memang tersambung jalan beraspal dan terkoneksi satu dengan yang lainnya, tapi akan lebih menghemat waktu kalo kita mengikuti masing-masing jalur tersebut untuk mencapai masing-masing pantai yang dituju.

Rute jalur Pantai Ngobaran – Nguyahan – Ngrenehan ini adalah sebagai berikut:

Yogyakarta – Jalan Raya Menuju Wonosari – Lapangan Udara Gading – Pertigaan Lapangan Gading ambil yang arah ke Kanan – Playen – Paliyan – Trawono – Saptosari – Pantai Ngobaran/Ngrenehan/Nguyahan

Bagi yang belum tahu Lapangan Udara Gading, sebelum ke Wonosari ada pertigaan yang disebelah kiri ada lapangan yang luas banget. Gak disangka memang itu adalah lapangan terbang. Jadi harus melihat sebelah kiri kalau ada lapangan luas datar yang aneh langsung deh perhatikan apakah ada pertigaan atau tidak. Kalo ada pertigaan ambil aja yang ke kanan arah Playen/Paliyan. Yang arah lurus tujuannya Wonosari bukan ke Pantai Ngobaran and friends ini.

Bagi yang punya GPS atau hapenya mengandung GPS *eeitss.. bunting kalee… mengandung*, bikin routing aja dari Yogyakarta ke Kanigoro. Pasti langsung dapet rutenya.

Kondisi jalan sampai Wonosari sudah bagus. Namun demikian, pada saat menuju ketiga pantai ini jalanan menjadi sangat sempit, naik turun,  hanya dapat dilewati 1 mobil, dan sebagian kecil hancur berlubang. Tak terlalu menjadi mas’alah kok.

Kalau masih mempunyai waktu yang cukup, sila kunjungi juga air terjun unyu bernama Air Terjun Sri Gethuk yang terletak di jalur menuju ketiga pantai dahsyat ini. Untuk keterangan lebih lanjut tentang air terjun dengan nama yang sangat unik ini, dapat Anda lihat di sini.

Tiket masuk

Dari informasi yang kami dapat di internet, untuk masuk ke ketiga pantai ini seharusnya membayar retribusi Rp 3.000/orang. Tapi pada saat kami ke sana, kami malah tidak membayar tiket sama sekali karena tidak ada petugas yang menjaga di posko masuk.

Makan Siang

Tidak tahan melihat ikan-ikan bugil nan segar yang ditangkap nelayan-nelayan di Pantai Ngrenehan, kamipun memutuskan untuk makan siang di pantai ini. Awalnya kami bertanya terlebih dahulu berapa harga ikan yang dijual di pantai ini. Karena harganya sangat murah, kami pun kalap dengan membeli banyak sekali ikan untuk dimakan di warung di pinggir Pantai Ngrenehan. Bayangkan saja harga 1/2 kilo Ikan Sebelah (itu lho ikan tipis yang punya badan cuman sebelah), 1/2 kilo Ikan Ekor Kuning, dan 1 ekor Ikan Tenggiri ukuran sedang hanya Rp15 ribu. Sudah termasuk dimasakin pula. Wow…

Ikan sebelah

Ikan Sebelah (mungkin belum menemukan belahan jiwanya kali ya hihihi)

Tapi ada yang lebih Wow lagi, yaitu harga nasi plus sambalnya yang tak seberapa banyak harganya juga 15 ribu. Busyet dah, mahal amat nasinya cyiin… Itu nasi atau emas berlian sih yang dijual ke kita??? (-__-)!

Gambar-gambar/Foto-foto Lengkap Pantai Ngobaran, Nguyahan, Ngrenehan


  10 Responses to “Trio Pantai Dahsyat Wonosari – Ngrenehan, Ngobaran, Nguyahan”

  1. Sudah lama saya dengar tentang perawannya pantai2 di wonosari, baca postingan ini tambah mupeng saja, sayang untuk transportasinya yang agak susah neh. andai ada angkot.

    • @Alid Abdul
      betul sekali, itulah penyakit pariwisata di Indonesia… infrastruktur dan angkutan umum yang masih banyak yang belum memadai… :)

  2. hmmmm……….. kangen bangeeeeettts ma jogja. tapi gan, menuju ke lokasinya dikasih tau donk, naik angkot apa, lewat mana, trus nama desa kecilnya sekalian… biar jelas gitu….

    btw… thanks infonya

  3. gan kan saya suka touring kecil kecilan ne lao ake motor bisa gan??

  4. kerennnn bgt..jd pngen kesana,,,

  5. Saya sudah kesana dan ternyata pemandangannya benar2 tidak mengecewakan..cocok bgtt buat yg suka hunting foto..seperti seakan akan sedang di balii

  6. pernah berkunjung ke sana tapi belum sempet ke nguyahan , kukira emang mbaknya salah hitung ternyata emang nasinya mahal ya ? *makan dipantai ngrenehan*

  7. Mohon info nih….Klu bawa rombongan pakai bis mini seukuran metromini bisa gak ya sampai lokasi..tks

 Leave a Reply

(Wajib Diisi)

(Wajib Diisi)

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>