Menunggu Penyu Bertelur di Ujung Genteng

Menunggu Penyu Bertelur di Ujung Genteng

“Behold the turtle. He makes progress only when he sticks his neck out.” -James Bryant Conant

Ujung Genteng, Jawa Barat. Ujung Genteng, sebuah nama tempat wisata yang terletak di selatan Jawa Barat, akhir-akhir ini lagi nge-hits banget di internet.  Kawasan ini terkenal sebagai tempat penyu bertelur, lokasi surfing, pantai yang indah, serta kecantikan air terjunnya. Ada beberapa cerita yang tidak mengenakkan dari sebagian turis mengenai penduduk lokal di sini. Benarkah demikian?

Waktu itu, di kala gerhana bulan, kami melakukan perjalanan ke Ujung Genteng untuk melihat wujud kami yang sebenarnya yaitu seekor…. penyu… *eaaa… Kalo gerhana bulan jadi Srigala kalee*. Pejalanan ke Ujung Genteng ini lumayan berat karena harus menempuh jarak yang jauh membelah Pulau Jawa dari ujung utara Jakarta ke ujung selatan Ujung Genteng. Ditambah lagi dengan kondisi jalanan yang naik turun berkelok-kelok. Lama perjalanan yang kurang lebih 7 – 10 jam tak begitu masalah bagi kami karena teman-teman ngetrip kami sangat asyik.

Pantai Pangumbahan, Tempat Penyu Bertelur

Penyu yang biasa mangkal di Pantai Pangumbahan ini adalah jenis Penyu Hijau (Chelonia mydas). Setiap hari, sekitar 15-an penyu bertelur pada malam hari antara pukul 22.00 – 02.00. Jangan sampai telat karena bisa ketinggalan momen melihat penyu bertelor. Kami sendiri datang pada pukul 4 dini hari ke pantai ini. Dengan penuh putus asa, kami bertanya kepada pengurus di sini apakah masih ada penyu yang terlambat bertelur. Dicari di pos sana-sini ternyata emak-emak penyu ini sudah pada balik ke laut *Huh… pasrah*. Akhirnya, tak diyana-nyana, ada kabar kalau ternyata masih ada satu penyu yang masih bertelur. Larilah kami ke pos tersebut, dan memang benar, ada penyu malas yang terlambat bertelur. Senang banget rasanya masih bisa melihat penyu bertelur waktu itu di saat asa mulai menipis.

Pantai Pangumbahan sendiri adalah pantai yang sangat indah dengan garis pantai yang panjang dan butiran pasir putih sangamat lembut. Pagi hari, biasanya tukik (anak penyu) dilepas oleh penjaga dari penangkaran untuk  dibiarkan kembali ke alam bebas.

penyu bertelor Ujung Genteng

Perjuangan penyu bertelur: menggali lubang, menutup lubang, mengeluarkan telur dari dalam tubuhnya , kemudian berjalan berat kembali ke laut

 

Pantai Cibuaya

Pantai Cibuaya ini pantai yang ramai dikunjungi wisatawan. Mungkin karena banyak penduduk dan penginapan di sekitar pantai ini sehingga banyak turis, termasuk saya, lebih memilih untuk menginap di sekitar pantai ini.

Pantainya sendiri lumayan indah dengan butiran pasir putih yang kasar, karang di pinggir pantai, serta ombak yang sangat menakjubkan. Beberapa wisatawan tampak ceria berenang di pinggir laut.

Pantai Cibuaya Ujung Genteng

Pantai Cibuaya

Tempat Surfing

Ombak di pantai-pantai Ujung Genteng ini sangat disukai para surfer untuk surfing atau berselancar. Beberapa pantai yang terkenal untuk surfing di Ujung Genteng antara lain Pantai Ombak Tujuh dan Pantai Batununggul.

Ada beberapa pantai lain yang terletak di Ujung Genteng dan sekitarnya ini, antara lain Pantai Kelapa Doyong, Pantai Batu Keris, Muara Cimandiri, dan lain sebagainya. Saya sendiri tidak sempat mengunjungi pantai-pantai ini karena keterbatasan waktu.

Ombak Ujung Genteng

Ombak Di Ujung Genteng yang cantik dan sering digunakan untuk surfing

Amanda Ratu Resort, Tanah Lot-nya Ujung Genteng

Awalnya saya tidak tahu kalau ada “Tanah Lot” di Ujung Genteng. Karena salah satu teman saya ingin ke “Tanah Lot” yang terletak di Resort Amanda Ratu, akhirnya saya jadi tahu juga. Ternyata yang dimaksud tanah lot adalah semacam karang besar terpisah dari daratan di dekat pantai mirip Tanah Lot di Bali. Bedanya, “Tanah Lot”-nya Ujung Genteng ini tak terdapat pura di puncak karangnya. Walaupun begitu, pengelolaan resort pinggir pantai berkarang di Amanda Ratu ini membuat pemandangan menjadi indah.

Tanah Lot Amanda Ratu Ujung Genteng

Ini lho yang dibilang mirip tanah lot di Amanda Ratu Resort itu…

Curug Cikaso

Dalam perjalanan pulang dari Ujung Genteng menuju Jakarta atau daerah asal, biasanya pengunjung menyempatkan diri bermain di Curug Cikaso. Air Terjun ini terletak lumayan jauh dari pantai. Jadi tidak mungkin berjalan kaki dari pantai menuju air terjun. Untuk cerita lebih lanjut tentang Curug Cikaso, silakan baca di sini.

Curug Cikaso

Curug Cikaso

Halaman berikutnya, penginapan, rute, dan cara menuju Ujung Genteng

1 2 Next

1 COMMENT

Leave a Reply