Nov 192011
 
Reclining Buddha

Patung Budha Tidur

“In the sky, there is no distinction of east and west; people create distinctions out of their own minds and then believe them to be true.” – Buddha

Siapa sangka di kecamatan kecil bernama Trowulan ini terdapat patung Buddha terbesar di Indonesia sehingga MURI pun memasukkan patung ini ke dalam daftar rekornya. Bahkan, konon katanya, patung Buddha tidur (reclining/sleeping Buddha) ini merupakan yang terbesar ketiga di Asia. Benarkah?

Untuk membuktikan kebenarannya, sila bandingkan dengan The Monywa Buddha di Myanmar, Wat Pho di Thailand,  Nanzoin di Jepang, Dambulla di Sri Lanka, Wat Chayamangkalaram Malaysia,  Jade Buddha Temple China, reclining Buddha di Laos,  dan lain sebagainya, kira-kira lebih besar mana? Karena belum ada data yang pasti, untuk sementara anggap aja hal itu benar adanya hahaha. By the way pernah dengar Trowulan belum?

Trowulan adalah suatu kecamatan yang terletak di Kabupaten Mojokerto, kira-kira 1 jam perjalanan dari kota tetangganya, Surabaya. Trowulan ini sebenarnya lebih dikenal dengan beberapa peninggalan Majapahit-nya. Namun, seolah ingin mengembalikan kejayaan  masa silamnya, Trowulan kini membangun sebuah mahakarya spektakuler, yaitu patung Buddha tidur atau Reclining Buddha/Sleeping Buddha (dengan menulis artikel ini, gw baru tahu lho ternyata penulisan yang benar menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia adalah “Buddha” dengan huruf D ganda, bukan “Budha” dengan satu huruf D). Patung dengan panjang 22 meter, lebar 6 meter, tinggi 4,5 meter, dan berwarna keemasan ini dibuat oleh YM Viryanadi Maha Tera pada tahun 1993.

Mahavihara Mojopahit

suasana di dalam Mahavihara Mojopahit, Trowulan

Patung Buddha tidur ini berada di komplek Mahavihara Mojopahit di Desa Bejijong, Trowulan, Mojokerto, Jawa Timur. Selain Mahavihara Mojopahit, di desa ini juga terdapat beberapa peninggalan Majapahit seperti Candi Brahu dan Candi Gentong. Jadi kalo jalan-jalan ke Trowulan bisa sekalian ke candi dan vihara ini.

Mahavihara Trowulan

Patung-patung Buddha berjejer di depan vihara dengan posisi yang berbeda-beda

Untuk menuju ke lokasi Mahavihara Mojopahit ini sangatlah mudah. Di jalan utama Trowulan, yang notabene jalan raya propinsi ke arah Jawa Tengah – Surabaya, terdapat plang besar yang menunjukkan lokasi vihara ini. Dari jalan raya tersebut, tinggal masuk ke jalan kecil kurang lebih 200-an meter ke Mahavihara Mojopahit ini. Kalo masih bingung, nanya penduduk sekitar saja lah yaaaw kayak gw kemarin yang nanya-nanya terus karena takut kebablasan hehehe…

Masuk ke dalam area Mahavihara Mojopahit ini harus izin penjaga di sebelah gerbang terlebih dahulu. Tidak ditarik bayaran memang, tapi kami dengan sukarela memberikan tanda terima kasih Rp10.000. Kami juga mendapatkan souvenir berupa 3 buah kartu pos dan CD (compact disc). Wow…

Hoahm… Abis nulis artikel ini gw jadi pengen tidur juga… Sampai jumpa lagi cinta… zzZZZzzz…

Gambar-gambar/Foto-foto Trowulan


  5 Responses to “Patung Buddha Tidur di Mahavihara Mojopahit”

  1. Is magic,.
    deket rumah saya tuh.
    saya ada di pinggir kota jombang yang berbatas dengan trowulan mojokerto.

    salam.
    mampir ke blog saya ya.
    di tunggu, terimakasih

  2. nice info sodara,
    ruma saya surabaya, tp blum pnah maen ke cagar budaya patung budha yang ad di mojokerto.

    mksh buad infonya,

    komment balik yaa

  3. Baru tau ada juga patung Budha gede di Indonesia…

  4. Makasih informasinya, hari minggu nanti(01/04/12) saya akan kesana.
    Salam dari Surabaya

 Leave a Reply

(Wajib Diisi)

(Wajib Diisi)

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>