Surfing di Sawarna, Banten

12

Sabtu, 2 Oktober 2010

– Perjalanan

Pukul 9.00-an pagi, kami berempat berangkat dengan naik mobil dari Bintaro, Jakarta Selatan. Ada 2 rute yang bisa kita pilih untuk menuju ke Sawarna

1. Jalur yang sering digunakan orang, yaitu melalui Jakarta- Tol Jakarta Merak – keluar di Jalan Serang Timur – Jalan Serang Pandeglang – Jalan Raya Labuan – Jalan Raya Sindangsari Rawasari – Jalan Raya Saketi Malingping – Jalan Bayah – Jalan Bayah Malingping – Bayah – Sawarna

keuntungan menggunakan jalur ini adalah tidak macet, sedangkan kekurangannya adalah lebih jauh dan kondisi jalan rusak

2. Jalur pendek, yaitu melalui jalan Tol Lingkar Luar Selatan Jakarta – Jalan Tol jagorawi – keluar di Ciawi – Jalan Raya Sukabumi – Cibadak – Cikidang – Pelabuhan Ratu – Cisolok – Sawarna

Walaupun banyak yang merekomendasikan jalur pertama karena alasan jalan raya Sukabumi sering macet, tapi kami sengaja mencoba menggunakan jalur yang kedua. Dan memang benar, Jalan Raya Sukabumi macet!! Namun begitu kondisi jalanan masih mulus. Di bagian perjalanan menuju Cibadak – Cikidang – Pelabuhan Ratu – Cisolok – Sawarna, jalanan mulai naik turun tanjakan turunan dengan lebar jalan yang agak sempit. Tapi semua itu tergantikan dengan pemandangan perkebunan sawit, teh, pegunungan, dan Pantai pelabuhan Ratu yang sangat indah. Pemandangan indah ini “menghambat” perjalanan kami karena “memaksa” kami untuk turun dan menikmatinya (serta foto-foto narso tentunya 😛 )

Perkebunan Sawit Jawa Barat
Perkebunan Sawit di Cikidang

Karena melalui Pelabuhan Ratu, kami pun harus melewati pos retribusi Pelabuhan Ratu. Di sini kami membayar tiket retribusi Rp 2.000/orang dan Rp 5.000/mobil.

Halaman berikutnya, penginapan di Sawarna

1
2
3
4
SHARE

12 COMMENTS

    • @riris
      Kebetulan belum pernah. Setahu saya, naik angkutan umum ke Sawarna rutenya seperti ini:
      (Kalideres/Tanjung Priuk/Slipi Jaya/Kampung Rambutan/Pulo Gadung) -> (Terminal Pakupatan Serang) -> (Malingping) -> (Bayah) -> (Sawarna)

LEAVE A REPLY