Surfing di Sawarna, Banten

Surfing di Sawarna, Banten

“Surfing soothes me, it’s always been a kind of Zen experience for me. The ocean is so magnificent, peaceful, and awesome. The rest of the world disappears for me when I’m on a wave.” ~Paul Walker

Sawarna, Banten. Desa Sawarna, sebuah desa yang akhir-akhir ini menjadi bahan pembicaraan di internet karena keindahan alamnya. Di tempat ini terdapat pantai pasir putih dengan ombak yang indah, goa, dan karang yang berdiri kokoh. Desa Sawarna ini masih  alami, turis masih sedikit, bersih, dan penduduk lokal yang baik hati.

Sejarah yang saya dengar dari cerita penduduk setempat, Sawarna ini “ditemukan” oleh bule pada tahun 1996. Setelah itu, bule tersebut tidak kembali lagi. Kemudian mulai berdatangan turis2 dari mancanegara (Australia, Perancis, dsb) dan turis domestik ke tempat ini. Bahkan, katanya artis seperti Fathir Muchtar dan artis-artis lainnya seperti Valentino pun juga sering berselancar di sini. Bule-bule tersebut biasanya meninggalkan Sawarna dengan memberikan papan surfing-nya ke penduduk lokal yang akhirnya membuat penduduk Sawarna banyak yang bisa bermain surfing.

Halaman berikutnya, cara menuju Sawarna


12 COMMENTS

    • @riris
      Kebetulan belum pernah. Setahu saya, naik angkutan umum ke Sawarna rutenya seperti ini:
      (Kalideres/Tanjung Priuk/Slipi Jaya/Kampung Rambutan/Pulo Gadung) -> (Terminal Pakupatan Serang) -> (Malingping) -> (Bayah) -> (Sawarna)

Leave a Reply