[All About] Jalan-jalan ke Kepulauan Seribu Jakarta

17
Kepulauan Seribu

 ” Journey of a thousand miles must begin with a single step“ Lao Tzu

Kepulauan Seribu, Jakarta. Warga Jakarta yang menginginkan liburan yang murah dan menyenangkan sebenarnya gampang. Ada bagian Jakarta yang tidak “Jakarta” banget. Hah, maksudnya? Bagian Jakarta yang no Kopaja, No Angkot, No Metromini, No Macet, No Mortogel deh. Bagian Jakarta ini sangat indah pemandangan alamnya, yang ketika kita berada di sana kita akan terus bertanya-tanya. Ini masih Jakarta? Jawabannya tentu saja masih!! Bagian Jakarta yang “nggak jakarta banget” tersebut adalah Kepulauan Seribu atau orang-orang sering meringkasnya dengan sebutan Pulau Seribu. Gugusan pulau di Kepulauan Seribu sangat banyak, sehingga disebut sebagai Kepulauan Seribu atau sering diterjemahkan Thousand Islands dalam Bahasa Inggris. Dari begitu banyaknya pulau tersebut, mana yang kita kunjungi? Karena keterbatasan waktu liburan, tak mungkin semua pulau kita kunjungi sekali waktu bukan? Bagaimana akomodasi dan biaya perjalanannya?

A. Cara Menuju ke Kepulauan Seribu?

Pertama, Keberangkatan pertama tentu saja dari tempat masing-masing menuju Pasar Ikan Muara Angke. Kebetulan penulis tinggal di Bintaro, sehingga penulis berangkat dari Bintaro. Karena harus berangkat pagi-pagi banget, kami biasa naik taksi atau sewa angkot untuk menuju Muara Angke. Selain praktis, angkutan umum yang beroperasi subuh kan jarang. Jalurnya juga kurang strategis. Tarif taksi Bintaro-Muara Angke sekitar Rp 80-150.000 dengan jarak tempuh sekitar 1 jam perjalanan dengan kondisi jalanan lancar.

Kedua, Sesampainya Pasar Ikan Muara Angke (yang kumuh dan bau amis), masuk aja terus sampai menemukan pom bensin. Lokasi pelabuhan penyeberangan Muara Angke – Pulau Seribu berada di belakang pom bensin. (titik koordinat GPS -6.105196, 106.775986)

Alternatif lain untuk menuju ke Kepulauan Seribu adalah dengan menggunakan kapal cepat dari Pelabuhan Kaliadem (titik koordinat GPS -6.104471, 106.771578). Kapasitas kapal cepat ini sangat terbatas, sehingga seringkali para penumpang mengantre dari malam! Walaupun Pelabuhan Kaliadem lebih bersih, lebih nyaman, kapal yang digunakan juga speedboat/kapal cepat, selisih harga tiket juga tak seberapa, namun banyak wisatawan yang lebih memilih Muara Angke karena jumlah kapal speedboat yang sangat sedikit dan kapasitas penumpang speedboat tersebut yang sangat terbatas. Jika tempat duduk sudah penuh, maka terpaksa yang tidak dapat tiket gigit jari. Beda halnya dengan Muara Angke yang berapapun jumlah wisatawan, selalu saja bisa masuk ke kapal karena kapasitas kapal kayu yang lebih besar dan jumlah kapal kayu yang lebih banyak.

Baca juga:  Gunung Gede, Benarkah Gunung untuk Pemula?

Ketiga, Kapal biasanya berangkat dari Muara Angke jam 6-7 pagi WIB. Jangan sampai telat, karena katanya kapal hanya berangkat sekali sehari saja di pagi hari. Tentukan terlebih dahulu tujuan kamu, apakah mau ke Pulau Pramuka? Pulau Kelapa? Pulau Tidung? Atau Pulau Pari? Baru kemudian pilih kapal sesuai dengan jurusannya. Kapal dari Muara Angke ke Pulau Pramuka ini tarifnya Rp 30.000/orang dan sebaliknya dari Pulau Pramuka ke Muara Angke juga Rp 30.000/orang. Kalau ingin ke Pulau Tidung bisa naik kapal jurusan Pulau Tidung Rp33.000-35.000/orang (low/peak season). Kalo mau booking kapal juga bisa ke Pak Hasbullah di nomor 021-70138303 atau 087881882235.

Halaman berikutnya, pulau-pulau menarik di Kepulauan Seribu

1
2
3
4
SHARE

17 COMMENTS

  1. mas, mo nanya dunks, aku ber-3 baru mau akan ke kepulauan seribu akhir oktober ini, cuman sehari semalem doang. menurut mas sebaiknya kita nginep di pulau yg mana dan rute island hoppingnya gimana ya supaya maksimal?
    Thanks for the advice… 🙂

    • @Susy
      kalo cuman sehari semalem sih bisa nginep di Pulau Pramuka atau Pulau Tidung atau Pulau Harapan, tergantung preferensinya mau yang ada jembatannya (Tidung), yang fasilitasnya banyak (Pramuka), atau yang masih sepi pengunjung (Harapan). Kalo rute hopping Island saran saya sih di Pulau Air (karena underwaternya paling bagus) dan Pulau Semak Daun (Pantainya bagus). Kalo masih sempet nambah lagi ke Pulau Karya/Soft Coral.
      semoga membantu 🙂

  2. Kalo dari STAN ke muara angke enaknya naik apa ya yang biayanya minimalis? sekitar 6-7 orang pa.. kalo naik taksi 6-7 orang ga muat kayanya nih..

    • hahaha….lucu banget deh kamu, wong liburan bukan cari suasana yang indah, ini malah mencari bu “rohada” yang jualan makanan eanak,hahahahah

      • @Early
        habis kadang perut gak bisa ditipu hehehe. Jauh2 ke tempat wisata yg dicari makanan 🙂

  3. Wah infonya oke banget Mbak, saya berencana ke kepulauan Seribu cm berdua sama adik saya. Kl island hopping cm berdua biayanya lumayan jg yah..hehe. Btw blognya informatif bgt, kmrn saya jg terbantu bgt sama blog Mbak pas ke phuket. 🙂 nice writing!

    • @shella hudaya
      Kalo saya biasanya berdua gitu (atau sendirian) nekad2an aja… disana nyari barengan/nebeng buat sewa kapal island hopping. Positifnya, kita bisa nambah temen baru. Tapi saya bawa uang yang cukup juga buat jaga-jaga kalau misalny tidak ada barengan/tebengan. 🙂

  4. mas…mau tanya dunk,,klo misalkan kita motoran ke sana nya gimana?dan rencana jg kita motoran ga nginep,cma brngkt pagi truss pulang sore…
    bisa ga yaahh begitu???
    apa motor nya bisa nyebrang atw di titip di muara angkenya?
    oh iya,,btw,klo mau ke muara angke nya lewat mana yahh,klo brngkt nya dr arah senen???
    makasiihh masss……

    • @galih
      Saya kira bawa motor pun gak gitu kepake sih kalo ke pulau seribu. Biasanya orang2 parkir di muara angke. Kalau dari pasar senen biasanya rutenya ya Pasar Senen – Gunung Sahari – Pluit – Muara Angke
      Semoga membanatu 🙂

  5. Om/Tante Puppy traveler punya nomor orang yang bisa dikontak ga..
    aku mau hopping island berdua aja sama cuami soalnya 😛

LEAVE A REPLY